Jumat, 16 September 2016

Pernah Lihat Semangka yang Berongga? Sebaiknya Jangan Dimakan, Itu Bisa Membuat Anda Sakit.

Buah semangka yang memiliki bahasa latin citrullus lanatus adalah buah dari tumbuhan merambat yang berasal dari Afrika Selatan. Buah semangka sangat mudah ditemui baik di pasar tradisional ataupun supermarket. Buah yang memiliki rasa manis dan mempunyai kandungan air yang banyak ini sangat nikmat bila dimakan saat cuaca panas dan saat kehausan.

Ukuran besar tidak selalu lebih baik.

Namun ada yang perlu diperhatikan ketika memilih semangka untuk dikonsumsi, ada sebagian petani yang telah menggunakan pupuk yang mengandung bahan kimia yang disebut forchlorfenuron. Pupuk tersebut berfungsi untuk memperbesar ukuran semangka hingga 20% dengan masa panen yang relatif lebih cepat, yang akhirnya mengarah pada keuntungan yang lebih besar. Setidaknya itulah tujuan akhir perusahaan pembuat pupuk.

Ciri dari semangka yang diberi pupuk ini bisa dilihat dari ukurannya yang lebih besar dan memiliki warna biji yang putih tak berisi. Semangka berukuran besar memang tidak mutlak akibat penggunaan pupuk tersebut, namun biji putih yang tak berisi pada semangka yang sudah matang memang akibat dari efek pupuk tersebut. Semangka dengan pupuk tanpa forchlorfenuron akan memiliki biji berwarna hitam atau kecoklatan dan berisi.

Ciri lain dari semangka yang diberi pupuk kimia forchlorfenuron ini biasanya memiliki rongga kosong berupa retakan di bagian inti buah. Hal ini akibat adanya proses pembesaran buah yang lebih agresif dalam waktu yang relatif lebih cepat. Semakin banyak forchlorfenuron digunakan dalam pemupukan, rongga ini kemungkinan akan akan semakin terlihat karena adanya pembentukan gas di dalam buah yang memerlukan ruang.

Berbahayakah?

Pernah Lihat Semangka yang Berongga? Sebaiknya Jangan Dimakan, Itu Bisa Membuat Anda Sakit.

Environmental Protection Agency (EPA) atau Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat mengungkapkan bahwa forchlorfenuron bersifat sitotoksik dan dapat menyebabkan masalah pada kulit, dan toksisitas pernafasan jika tertelan, begitu pula pada buah hasil pemupukan yang dikonsumsi. Meskipun tidak menyebabkan kanker, forchlorfenuron mengandung racun yang dapat menyebabkan masalah yang lebih besar termasuk peningkatan lesi mortalitas dan masalah pada perut janin.

Selain kerusakan toksin, bahan kimia dalam pupuk bisa menyebar ke lingkungan yang menyebabkan efek merusak pada kesehatan kita yang berasal dari pencemaran kimia pada tumbuhan dan hewan ternak.

Wanita hamil sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi buah maupun sayur hasil pemupukan menggunakan forchlorfenuron ini. Resiko kelainan pada fungsi pencernaan janin sangat besar.
Yang terbaik adalah, kembalilah pada produk pertanian dengan proses yang alami. Buah organik jauh lebih menyehatkan. Banyak yang belum tahu, mari berbagi info ini.
Via : KabarSalam

Transaksi Langit, Anda Berani Coba??

Kini hidup di dunia seolah semua hal harus bernilai uang. Ketika kita mengeluarkan uang, kita pun berharap mendapatkan ganti produk terbaik, pelayanan terbaik, hasil terbaik... Jika enggak dapat yang terbaik, maka kita dengan mudahnya kita komplain, mencaci maki penjual, mencela pelayanan, kalo perlu bikin heboh di media sosial.

Kalo kita beli produk di Supermarket besar, maka kita dengan mudahnya setuju dengan harga yang ditawarkan. Gak perlu lah nawar, bikin malu.. Emang kita orang susah!

Pokoknya beli produk ini itu.. Bayarrr!! Gak punya duit cash? Kartu kredit dimainkan! Urusan nyicil belakangan.. Urusan dosa riba au ah gelap gak urusan!

Semua diskonan kita kejar, semua tawaran cicilan kita iyakan, merasa punya uang padahal kartu utangan..

Kita terjerembab dalam jebakan kapitalis, setiap ribuan uang yang dikeluarkan adalah poin-poin yang dikumpulkan yang besok akan kita tuker dengan panci dan termos bonus pembelian..

Kita adalah raja komplain! Sekali kembalian kurang di minimarket 5 ribu saja kita akan langsung memfoto struknya, lalu upload di semua sosial media, tambahi dengan caci maki agar heboh disana-sini, sukur-sukuuur besok dapat kompensasi.

Semua harus kembali dalam hitungan uang.. Sistem Kapitalis yang melenakan dan gak sadar menyempitkan hati kita ketika memandang nilai dan harga..

Cobalah sekarang, lupakan semua transaksi kapitalis yang memuakkan! Transaksi yang harus menguntungkan, mulailah menegakkan kepala, menengok ke kiri dan kanan, melepaskan sejauh mata memandang...

Transaksi Langit, Anda Berani Coba

Lihatlah itu, Mbah Atmo Slamet, usianya sudah 90 tahun masih mengayuh becak tua dengan dagangan sapu ijuk, sapu lidi dan arang. Kulitnya kotor menghitam, bajunya lusuh penuh lipatan.

Tebak berapa harga satu buah sapunya?
15 ribu!!
Salaaah...
20 ribu!!
Salaah...
25 ribu!!
Salaaaaah...!!

Hei kawan, satu buah sapunya dijual 6.000 saja, dijajakan dengan becak dari wilayah Dlingo yang berjarak 28 kilometer dari pusat kota Jogja. Lihat foto itu, jika semua sapu itu laku, dia akan mendapatkan uang 90.000, dan itu baru harga jual belum dikurang modal. Jika satu sapu dia mendapat untung 1000, maka dia mendapatkan 15.000 sehari, itupun dengan catatan semua sapunya laku hari itu..

Lihatlah sekelilingmu, ada buanyaaaak sekali mbah Atmo Slamet yang menjelma dengan banyak rupa. Datangi mereka wahai kawanku, rendahkan hatimu..

Bertransaksilah dengan mereka langsung disaksikan langit.. Lupakan kualitas produk..

Lupakan soal cicilan dan harga promosi.. Lupakan soal layanan purna jual.. Bayarlah cash! Langsung dari dompetmu..

Ambilah satu-dua dagangannya, bayarlah 10-20-30 kali lipat dari harganya..
Rasakan dahsyatnya ketika wajah tua itu memandangmu dengan mulut gemetar, bulir air mata yang tiba-tiba mengembang, lalu doa-doa yang terucap ditumpahkan untuk dirimu..

Bisa jadi moment itu membuat air matamu ikut mengembang, hatimu tergetar oleh rasa bahagia yang aneh dan belum pernah ada sebelumnya. Lalu engkau melangkah pergi dengan hati yang puassss tak tertandingi... Mengalahkan rasa puas usai disapa kasir cantik di supermarket yang baunya wangi..

Mari berbagi inspirasi kebaikan dengan ikut menyebarkannya.
Via : KabarSalam

Mario Teguh Mengalami Kerugian Senilai 7 Miliar Akibat Masalah Status Ayah-Anak

Masalah yang melilit Mario Teguh tak kunjung usai juga, polemik masalah status anak Ario Kiswinar berujung panjang. Kasus ini juga merembet ke ranah hukum, istri Mario Teguh, Linna yak terima dengan akun isntagram yang dinilainya mencemarkan nama baik keluarganya. Tak hanya itu, ternyata Mario teguh mengalami kerugian material dan non material. Untuk material, ia rugi hingga senilai 7 miliar. Hal ini diungkapkan oleh Vidi Syarief selaku kuasa hukum Linna Teguh, istri Mario Teguh.

"Kita perhitungkan saat ini saja materil mencapai Rp 7 M dari Juni hingga kemarin," ujarnya.

Mario Teguh Mengalami Kerugian Senilai 7 Miliar Akibat Masalah Status Ayah-Anak

Angka tersebut, katanya, didapat dari perhitungan diputusnya kontrak Linna dari sejumlah produk kosmetik. Selain itu, jadwal Mario Teguh untuk mengisi sejumlah acara juga dibatalkan. Belum lagi, usaha online shop milik anak perempuan Mario Teguh juga tak lagi berjalan. Bahkan, sejumlah banner yang tercetak nama Mario Teguh di sejumlah wilayah juga diturunkan.

"Kemudian ada banner, atau semacam plang terkait Mario Teguh itu diturunkan, kan kerugian royaltinya berhenti. Makanya dilaporkan," ujar Vidi.

Diberitakan, Selasa (13/9/2016) kemarin lalu Linna Teguh datang ke Polda Metro Jaya didampingi kuasa hukumnya. Linna melaporkan akun Instagram berinisial L dan H yang kerap memposting isu negatif terkait pernikahannya dengan Mario Teguh. Diceritakan Vidi, Linna tertekan karena mendapat bully langsung dari netizen.

Wanita Karir Ini Resign Demi TAAT Dengan Suami Yang Penjual Es Cendol #KisahInspirasi

Sore itu sambilan saya menunggu kedatangan teman yang akan menjemputku di masjid ini seusai ashar. Kulihat seseorang yang berpakaian rapi, berjilbab dan tertutup sedang duduk disamping masjid.

Kelihatannya ia sedang menunggu seseorang juga. Aku mencoba menegurnya dan duduk disampingnya, mengucapkan salam, sambilan berkenalan dengannya. Dan akhirnya pembicaraan sampai pula pada pertanyaan itu. “Anti sudah menikah?”.

Wanita Karir Ini Resign Demi TAATnya Dengan Suami Yang Penjual Es Cendol

“Belum ”, jawabku datar.

Kemudian wanita berjubah panjang (Akhwat) itu bertanya lagi “kenapa?”

Pertanyaan yang hanya bisa ku jawab dengan senyuman. Ingin kujawab karena masih hendak melanjutkan pendidikan, tapi rasanya itu bukan alasan.

“Mbak menunggu siapa?” aku mencoba bertanya.

“Menunggu suami” jawabnya pendek.

Aku melihat kesamping kirinya, sebuah tas laptop dan sebuah tas besar lagi yang tak bisa kutebak apa isinya. Dalam hati bertanya-tanya, dari mana mbak ini? Sepertinya wanita karir. Akhirnya

kuberanikan juga untuk bertanya “Mbak kerja di mana?”

Entah keyakinan apa yang membuatku demikian yakin jika mbak ini memang seorang wanita pekerja, padahal setahu ku, akhwat-akhwat seperti ini kebanyakan hanya mengabdi sebagai ibu rumah tangga.

“Alhamdulillah 2 jam yang lalu saya resmi tidak bekerja lagi” jawabnya dengan wajah yang aneh menurutku, wajah yang bersinar dengan ketulusan hati.

“Kenapa?” tanyaku lagi.

Dia hanya tersenyum dan menjawab “karena inilah PINTU AWAL kita wanita karir yang bisa membuat kita lebih hormat pada suami” jawabnya tegas.

Aku berfikir sejenak, apa hubungannya? Heran. Lagi-lagi dia hanya tersenyum.

Saudariku, boleh saya cerita sedikit? Dan saya berharap ini bisa menjadi pelajaran berharga buat kita para wanita yang Insya Allah hanya ingin didatangi oleh laki-laki yang baik-baik dan sholeh saja.

“Saya bekerja di kantor, mungkin tak perlu saya sebutkan nama kantornya. Gaji saya 7 juta/bulan. Suami saya bekerja sebagai penjual roti bakar di pagi hari dan es cendol di siang hari. Kami menikah baru 3 bulan, dan kemarinlah untuk pertama kalinya saya menangis karena merasa durhaka padanya. Kamu tahu kenapa ?

Waktu itu jam 7 malam, suami saya menjemput saya dari kantor, hari ini lembur, biasanya sore jam 3 sudah pulang. Setibanya dirumah, mungkin hanya istirahat yang terlintas dibenak kami wanita karir. Ya, Saya akui saya sungguh capek sekali ukhty. Dan kebetulan saat itu suami juga bilang jika dia masuk angin dan kepalanya pusing.

Celakanya rasa pusing itu juga menyerang saya. Berbeda dengan saya, suami saya hanya minta diambilkan air putih untuk minum, tapi saya malah berkata, “abi, pusing nih, ambil sendirilah !!”.

Pusing membuat saya tertidur hingga lupa sholat isya. Jam 23.30 saya terbangun dan cepat-cepat sholat, Alhamdulillah pusing pun telah hilang. Beranjak dari sajadah, saya melihat suami saya tidur dengan pulasnya. Menuju ke dapur, saya liat semua piring sudah

bersih tercuci. Siapa lagi yang bukan mencucinya kalo bukan suami saya (kami memang berkomitmen untuk tidak memiliki khodimah)?

Terlihat lagi semua baju kotor telah di cuci.

Astagfirullah, kenapa abi mengerjakan semua ini?

Bukankah abi juga pusing tadi malam? Saya segera masuk lagi ke kamar, berharap abi sadar dan mau menjelaskannya, tapi rasanya abi terlalu lelah, hingga tak sadar juga.

Rasa iba mulai memenuhi jiwa saya, saya pegang wajah suami saya itu, ya Allah panas sekali pipinya, keningnya, Masya Allah, abi demam, tinggi sekali panasnya. Saya teringat perkataan terakhir saya pada suami tadi. Hanya disuruh mengambilkan air putih saja saya membantahnya.

Air mata ini menetes, air mata karena telah melupakan hak-hak suami saya.”

Subhanallah, aku melihat mbak ini cerita dengan semangatnya, membuat hati ini merinding. Dan kulihat juga ada tetesan air mata yang di usapnya.

“Kamu tahu berapa gaji suami saya? Sangat berbeda jauh dengan gaji saya. Sekitar 600-700 rb/bulan. Sepersepuluh dari gaji saya sebulan.

Malam itu saya benar-benar merasa sangat durhaka pada suami saya.

Dengan gaji yang saya miliki, saya merasa tak perlu meminta nafkah pada suami, meskipun suami selalu memberikan hasil jualannya itu pada saya dengan ikhlas dari lubuk hatinya.

Setiap kali memberikan hasil jualannya, ia selalu berkata “Umi, ini ada titipan rezeki dari Allah. Di ambil ya. Buat keperluan kita. Dan tidak banyak jumlahnya, mudah-mudahan Umi ridho”, begitulah katanya.

Saat itu saya baru merasakan dalamnya kata-kata itu. Betapa harta ini membuat saya sombong dan durhaka pada nafkah yang diberikan suami saya, dan saya yakin hampir tidak ada wanita karir yang selamat dari fitnah ini”

“Alhamdulillah saya sekarang memutuskan untuk berhenti bekerja, mudah-mudahan dengan jalan ini, saya lebih bisa menghargai nafkah yang diberikan suami. Wanita itu sering begitu susah jika tanpa harta, dan karena harta juga wanita sering lupa kodratnya”

Lanjutnya lagi, tak memberikan kesempatan bagiku untuk berbicara. “Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke rumah orang tua, dan menceritakan niat saya ini. Saya sedih, karena orang tua, dan saudara- saudara saya justru tidak ada yang mendukung niat saya untuk berhenti berkerja. Sesuai dugaan saya, mereka malah membanding-bandingkan pekerjaan suami saya dengan yang lain.”

Aku masih terdiam, bisu mendengar keluh kesahnya. Subhanallah, apa aku bisa seperti dia? Menerima sosok pangeran apa adanya, bahkan rela meninggalkan pekerjaan.

“Kak, bukankah kita harus memikirkan masa depan ? Kita kerja juga kan untuk anak-anak kita kak. Biaya hidup sekarang ini mahal. Begitu banyak orang yang butuh pekerjaan. Nah kakak malah pengen berhenti kerja. Suami kakak pun penghasilannya kurang. Mending kalo suami kakak pengusaha kaya, bolehlah kita santai-santai aja di rumah.

Salah kakak juga sih, kalo mau jadi ibu rumah tangga, seharusnya nikah sama yang kaya. Sama dokter muda itu yang berniat melamar kakak duluan sebelum sama yang ini. Tapi kakak lebih milih nikah sama orang yang belum jelas pekerjaannya. Dari 4 orang anak bapak, Cuma suami kakak yang tidak punya penghasilan tetap dan yang paling buat kami kesal, sepertinya suami kakak itu lebih suka hidup seperti ini, ditawarin kerja di bank oleh saudara sendiri yang ingin membantupun tak mau, sampai heran aku, apa maunya suami kakak itu”. Ceritanya kembali mengalir, menceritakan ucapan adik perempuannya saat dimintai pendapat.

“Anti tau, saya hanya bisa menangis saat itu. Saya menangis bukan karena apa yang dikatakan adik saya itu benar, Demi Allah bukan karena itu. Tapi saya menangis karena imam saya sudah DIPANDANG RENDAH olehnya. Bagaimana mungkin dia meremehkan setiap tetes keringat suami saya, padahal dengan tetesan keringat itu, Allah memandangnya mulia ?

Bagaimana mungkin dia menghina orang yang senantiasa membangunkan saya untuk sujud dimalam hari ?

Bagaimana mungkin dia menghina orang yang dengan kata-kata lembutnya selalu menenangkan hati saya ?

Bagaimana mungkin dia menghina orang yang berani datang pada orang tua saya untuk melamar saya, saat itu orang tersebut

belum mempunyai pekerjaan ?

Bagaimana mungkin seseorang yang begitu saya muliakan, ternyata begitu rendah di hadapannya hanya karena sebuah pekerjaaan ?

Saya memutuskan berhenti bekerja, karena tak ingin melihat orang membanding-bandingkan gaji saya dengan gaji suami saya. Saya memutuskan berhenti bekerja juga untuk menghargai nafkah yang diberikan suami saya.

Saya juga memutuskan berhenti bekerja untuk memenuhi hak-hak suami saya. Saya berharap dengan begitu saya tak lagi membantah perintah suami saya. Mudah-mudahan saya juga ridho atas besarnya nafkah itu.

Saya bangga dengan pekerjaan suami saya ukhty, sangat bangga, bahkan begitu menghormati pekerjaannya, karena tak semua orang punya keberanian dengan pekerjaan seperti itu.

Disaat kebanyakan orang lebih memilih jadi pengangguran dari pada melakukan pekerjaan yang seperti itu. Tetapi suami saya, tak ada rasa malu baginya untuk menafkahi istri dengan nafkah yang halal. Itulah yang membuat saya begitu bangga pada suami saya.


Suatu saat jika anti mendapatkan suami seperti suami saya, anti tak perlu malu untuk menceritakannya pekerjaan suami anti pada orang lain. Bukan masalah pekerjaannya ukhty, tapi masalah halalnya, berkahnya, dan kita memohon pada Allah, semoga Allah menjauhkan suami kita dari rizki yang haram”. Ucapnya terakhir, sambil tersenyum manis padaku.

Dan dia mengambil tas laptopnya, bergegas ingin meninggalkanku. Kulihat dari kejauhan seorang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor butut mendekat ke arah kami, wajahnya ditutupi kaca helm, meskipun tak ada niatku menatap mukanya. Sambil mengucapkan salam, wanita itu meninggalkanku.

Wajah itu tenang sekali, wajah seorang istri yang begitu ridho.

Ya Allah….

Sekarang giliran aku yang menangis. Hari ini aku dapat pelajaran paling berkesan dalam hidupku.

Pelajaran yang membuatku menghapus sosok pangeran kaya yang ada dalam benakku..Subhanallah..Walhamdulillah..Wa Laa ilaaha illallah…Allahu Akbar

Semoga pekerjaan, harta dan kekayaan tak pernah menghalangimu untuk tidak menerima pinangan dari laki-laki yang baik agamanya. (KisahMuslim)

Ariel Tatum "Transparan" Hot

Artis cantik Ariel Tatum kembali menjadi perbincangan heboh di media soaial. Kali ini, foto hot Ariel Tatum mengenakan busana transparan menjadi sorotan netizen.

Busana Ariel Tatum sangat unik. Busana tersebut terlihat seperti rambut panjang menjuntai. Busana ini memiliki lapisan warna coklat muda, senada dengan warna kulit Ariel Tatum.

Ariel Tatum Bugil

Foto Ariel Tatum ini diambil di sebuah lokasi dengan background bukit tandus yang sangat indah. Lokasinya di Bukit Wairinding, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ariel Tatum tampak sanga cantik dalam foto tersebut.

“Pagi di Sumba, NTT,” tulis Ariel Tatum di salah satu foto yang diunggahnya di Instagram, Selasa (13/9/2016).

Berikut foto-foto hot Ariel Tatum mengenakan busana transparan:






Salah Satunya Mungkin Teman Kamu!! 5 Ciri Pria yang Ketagihan Nonton Film Porno

HAMPIR semua pria pasti pernah menonton film biru dalam kehidupannya. Akan tetapi, apa jadinya bila seorang pria ingin terus menonton film tersebut?

Tanpa disadarinya, ia menjadi tidak bisa hidup tanpa pornografi dan bahkan membuatnya kehilangan ketertarikan untuk berhubungan intim dengan wanita yang sesungguhnya.

5 Ciri Pria yang Ketagihan Nonton Film Porno

Hal ini tentu saja akan mengganggu hubungan asmara Anda dengan pasangan. Bahkan mengganggu kinerja Anda di kantor. Apakah Anda termasuk salah satu pria yang mengalami kecanduan film porno tetapi tidak menyadarinya? Di bawah ini Anda bisa melihat tanda seseorang yang telah mengalami kecanduan pornografi, seperti dilansir laman Yourtango.

1. Anda menjadi antisosial

Anda lebih suka menenggelamkan diri Anda menonton film biru daripada keluar bersosialisasi dan bertemu orang-orang lain. Anda juga memaafkan diri Anda dari segala macam kegiatan sosial.

2. Anda tidak mampu intim dengan orang lain

Anda menjadi semakin sadar kecanduan terhadap pornografi mulai menghilangkan kemampuan untuk mengembangkan atau membina hubungan dengan yang lain.

3. Anda berbohong kepada pasangan Anda

Anda kini penuh kerahasiaan dan ketidakjujuran dalam mencoba untuk menyembunyikan gairah Anda terhadap hal-hal yang berbau porno. Anda sulit berinteraksi dengan jujur bersama pasangan.

4. Anda hanya bisa terangsang hanya dengan melihat bintang porno

Saat obsesi Anda dengan karakter fantasi tumbuh, Anda merasa sulit untuk merasa terangsang saat melihat pasangan. Anda tidak lagi menganggap pasangan Anda menarik, setidaknya tidak secara seksual. Bahkan, Anda berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan pasangan.

5. Anda menjadi semakin kritis terhadap diri sendiri

Anda membuat diri sendiri sengsara dan tidak aman secara dalam bercinta.

(fny/jpnn)

Jawaban Jitu Buat Kamu yang Selalu Ditanya, "Kapan Nikah?"

Siapa yang udah mulai ditanyain, "Kapan Nikah?" sama keluarganya? Tenang, kamu gak sendirian, kok! Tim kebeletkawin.com pun udah mabok banget nih ditanyakan seperti itu. Sebel? Kesel? Pengen nampol? Duh, tahan! Gak usah kesel, anggap saja itu sebagai salah satu siklus kehidupan yang harus dijalani.

Buat kamu yang bingung mau jawab seperti apa saat ditanya, "Kapan Nikah?" berikut kami berikan rekomendasikan jawabannya!

Jawaban Jitu Buat Kamu yang Selalu Ditanya, "Kapan Nikah?"



1. "Jangan tanya terus dong. Bantu cariin!"

Padahal ya, sebagai saudara atau teman yang baik, sebaiknya berbaik hati dan berinisiatif untuk cariin jodoh buat orang yang ditanya, Pasti dapet pahala! Iya gak, sih?

2. "Tenang aja, nanti juga tiba-tiba aku kasih undangannya ke kamu"

Jleb! Emang sih rada pede banget jawab kayak gitu, padahal belum ada pasangan juga. Tapi tetep optimis aja, siapa tahu ada malaikat lewat lalu meng-aminkan jawabanmu tersebut.

3. "Gak perlu terburu-buru untuk menikah. Yang penting terus memantaskan diri dulu aja, nanti juga jodoh dateng dan kita ke pelaminan"

Ini bener banget, loh. Sebenernya ya, kalau kamu udah pantesin diri buat calon pasangan (yang gak tau ada di mana itu), pasti Tuhan bakal langsung mempertemukan jodoh, kok. Yang belum bisa masak, bisa belajar masak dulu. Yang belum bisa dandan, belajarlah dandan biar nanti gak malu-maluin pas diajakin ke kondangan sama pasangan. Setuju?

4. "Nikah mah gampang. Siapin mental dan finansial dulu deh yang penting!"

Ini juga super bener! Banyak pasangan yang salah langkah setelah berumahtangga. Dikira rumah tangga tuh enak-enak aja, apa? Gak juga, kok. Kamu harus siapin mental untuk gak egois, mau berbagi, terbuka, ikhlas menerima kekurangan pasangan yang mungkin baru diketahui pas udah nikah, dan lainnya. Finansial? Apa lagi! Nabung dulu lah buat jaga-jaga!

5. "Hanya Tuhan yang tahu dan berkehendak kapan saat tepat untuk menikah"

Mencoba sedikit bijak gak ada salahnya, kok. Lagian, emang bener kan kalau Tuhan yang tau kapan kamu nikah?

Jadi, kamu mau pakai jawaban yang mana, nih? Punya rekomendasi jawaban lainnya?

Via : kebeletkawin.com

Dear Calon Suamiku, Kamu Mungkin Belum Mapan, Namun Kita Pasti Bisa Meraih Masa Depan

Buat kamu yang sudah punya pasangan, umur 20-an bukan lagi masanya untuk sekadar menikmati manisnya cinta kayak waktu ABG dulu. Apalagi kalo udah bekerja dan ada niat untuk menikah, kemapanan si calon suami jadi faktor utama, bahkan seringkali ngalahin niatnya. Hmm...kira-kira kenapa hayoo?

Salah satu job desk utama seorang suami kan mencari nafkah buat menghidupi keluarganya, ya. Nah, biar kehidupannya tetap berkecukupan, menurut beberapa temen, alangkah baiknya kalo kita cari suami mapan dulu sebelum nikah. Biar selain kuat menopang rumah tangga, si suami masih sanggup nahan tubuh istri / anak yang makin subur karena dapur selalu ngebul. Tapi kemapanan jadi big deal para cowok karena takut nggak bisa meraih masa depan bareng akibat belum mapan.

Dear Calon Suamiku, Kamu Mungkin Belum Mapan, Namun Kita Pasti Bisa Meraih Masa Depan

Sounds like a nightmare? Nggak juga kok, tim kebeletkawin.com punya beberapa solusi nih supaya kamu bisa berusaha meraih masa depan bersama calon pasangan walau kondisinya belum mapan.

1. Ikut Tabungan Berjangka untuk Biaya Pernikahan
Langkah yang ini bisa diikuti sama kalian yang udah punya penghasilan tetap setiap bulan. Jadi dengan ikutan tabungan berjangka otomatis penghasilan kamu akan teralokasikan ke akun tabungan berjangka dalam jumlah yang sudah ditetapkan, sehingga nggak mempengaruhi pengeluaran sehari-hari dan budget pernikahan aman! Pastikan kalian diskusi dulu ya, soal ini.

Untuk yang masih freelance atau penghasilannya belum tetap, dana tabungan berjangka bisa disisihkan dari tabungan dana darurat, atau sisihkan di awal bulan.

2. Punya Jawaban Kompak saat ditanya "Kapan Nikah"
Nah, ini juga penting, banget! Kalo kalian punya jawaban yang sama, seenggaknya yang lain bisa ngerti, malah nganggep kalo kita udah punya tujuan bareng. Contek aja jawaban-jawabannya di sini, mana tau ampuh!

3. Kontrol Gaya Hidup
Hedon-hedonan boleh, tapi kalo mau cepet mapan, harus ditahan-tahan! Gak perlu sampe ekstrim sih, cuma kita dan calon pasangan harus bisa mengendalikan gaya hidup masing-masing demi masa depan. Contoh asiknya dateng ke nikahan temen, karena selain silaturahmi, tampil rapi dan perut kenyang berkat makan gratis, kamu dan pasangan bisa sekalian nabung ide dan hunting vendor on the spot. Itung-itung juga mantepin niat, hahaha.

4. Nonton Return of Superman
Eits, jangan salah gaes, nyiapin masa depan bareng nggak cuma untuk hidup berdua, tapi juga ketika punya anak! Supaya nggak clueless saat ngurus anak nanti, ajak pasangan kamu nonton variety show Return of Superman karena isinya nggak cuma bapak-bapak ganteng dan bocah-bocah imut, tapi juga banyak ilmu parenting yang kelak bisa kalian terapkan. Etapi berhubung ini lebih condong ke pelajaran menjadi bapak, yang lakik ajalah yang belajar, kita yang perempuan mah, cukup fangirling-in appa-appa di sana #eeeh

5. Ubah Mindset "Nunggu Mapan" jadi "Ikhtiar Bareng"

Good things takes time, indeed. Tapi kalo mindsetnya cenderung ke "nunggu mapan", yang lebih kepikiran adalah kita akan capek nunggu calon pasangan mapan sehingga ujungnya jadi beban buat dia. Sedangkan dengan mindset, "ikhtiar bareng" beban calon pasangan pun terangkat karena kitanya juga ikut berusaha dan diapun tambah semangat. Toh rumah tangga nggak hanya dijalankan oleh satu orang, ya kan?

Dengan mengikuti langkah-langkah ini (dibarengi dengan niat tentunya), semoga kamu dan calon pasangan makin siap meraih masa depan bersama, ya! Cis!

Via : kebeletkawin.com

Innalillahi…!!! Wanita Ini Masuk Neraka Karena “AIR WUDHU”. Mengapa…??? BACA SELENGKAPNYA...

Dikisahkan ada dua orang yang kehidupannya sangat kontras yaitu seorang lelaki yang kaya raya serta seseorang wanita yang begitu miskin. Kehidupan keduanya juga dipenuhi dengan kesibukan yang berbeda. Dalam kehidupan lelaki kaya itu, ia senantiasa sibuk dengan dunia. Sementara si wanita sibuk dengan ibadah sampai melupakan masalah dunia.

Innalillahi…!!! Wanita Ini Masuk Neraka Karena “AIR WUDHU”. Mengapa…??? BACA SELENGKAPNYA...

Si lelaki karena kesungguhannya hidup dalam kemapanan. Ia tidak menikmati sendiri hasil yang didapatnya karena keluarganya juga merasa tercukupi oleh nikmat yang Allah berikan melalui tangan sang suami. Demikianlah ia selalu bekerja untuk memenuhi keperluan hidup anak serta keluarganya.

Sementara si wanita tak mempunyai harta sedikit pun. Hanya satu harta yang ia punyai cuma sebuah bejana yang diisi air untuk wudhu. Itulah kekayaan yang ia banggakan walau kehidupannya serba kesusahan. ia berpikir bahwa menjaga kesucian akan membuat ibadah jadi lebih di terima serta akan dibalas dengan yang lebih baik dari pada kehidupan dunia.

Dalam kitab Al Minahus Saniyyah, Syekh Abdul Wahhab Asy Sya’rani menceritakan bahwa suatu hari ada orang yang mengambil air wudhu dalam bejana milik wanita itu. Melihat hal semacam ini, hati si wanita lalu berbisik, “Kalau air itu habis, lalu bagaimana aku akan berwudhu untuk menunaikan shalat sunnah nanti malam? ”

Hari-hari berlanjut dan baik lelaki kaya ataupun wanita yang miskin itu juga wafat. Keadaan keduanya di dunia seolah memerlihatkan kalau si lelaki akan ada di neraka karena mengutamakan dunia
serta si wanita akan masuk kedalam surga karena senantiasa mengutamakan ibadah.

Ternyata lelaki kaya itu justru mendapatkan kesenangan surga serta si wanita yang tidak miliki apa-apa malah harus merasakan siksaan di neraka. Kenapa hal semacam ini dapat terjadi?

Ternyata lelaki yang sibuk dengan masalah dunia itu mempunyai sifat zuhud akan gemerlapnya dunia. Dalam kekayaannya, ia tidak lalu larut dalam kemewahan dan melakukan suatu hal yang dilarang oleh Allah. Ia hanya berupaya memenuhi keperluan hidup dengan jalan yang Allah ridhoi tanpa melupakan kewajibannya sebagai seorang muslim.

Sementara si wanita sudah dijerumuskan pada rasa cinta akan dunia. Buktinya ia tak ikhlas bila ada orang yang mengambil air wudhu meski orang itu mempunyai tujuan untuk mobilisasi ibadah. Karena ketidak ikhlasan inilah yang menunjukkan bahwa kesederhanaan yang ia lakukan karena dipaksa oleh kondisi serta bukan karena lepas bakal kecintaan pada dunia.

Sungguh Syekh Abdul Wahab Asy sya’rani sudah menjelaskan bahwa yang disebut zuhud yaitu meninggalkan kecintaan pada kesenangan dunia. Tetapi bukan berarti mesti mengosongkan diri dari harta kekayaan. Harta kekyaan yang diraih niatkanlah hanya untuk memenuhi keperluan hidup serta agar lebih bisa maksimal dalam melaksanakan ibadah tanpa ada sedikit pun merasa takut kehilangan harta itu.

Sebuah nasehat bijak dari ulama sufi pantas kita pikirkan.

Untuk Cinta Dunia, Seorang Tidak Harus Menjadi Kaya Raya Terlebih Dahulu. Karena Zuhud Memanglah Berurusan Dengan Hati, Bukan Dengan cara Langsung Dengan Alam Bendawi

Sumber : tausiah-pedia.blogspot.com

Ini Cara Menikmati “Anugerah Terindah” Pasangan Anda

PAYUDARA merupakan salah satu anugerah terindah yang diberikan oleh Tuhan. Hampir semua kaum Adam akan mengalami induksi seksual ketika melihat payudara yang indah sehingga akan mengakibatkan libido meningkat dengan tajam.

Namun apakah Anda tahu bahwa ada posisi bercinta yang bisa merangsang payudara?

Ini Cara Menikmati “Anugerah Terindah” Pasangan Anda

Ada beberapa posisi seks terbaik untuk bermain dengan payudara pasangan Anda seperti posisi misionaris, cowgirl dan spooning.

Semua posisi bercinta ini akan membuat dia nyaman saat Anda melakukan penetrasi.

Banyak posisi yang bisa disesuaikan untuk fokus pada puting Anda. Apa saja posisi tersebut? Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Youstango.

1. Cowgirl

Posisi cowgirl sempurna untuk membebaskan tangan pasangan Anda agar bisa merangsang payudara dan puting. Anda juga bisa bersandar ke dia supaya dia bisa memberikan beberapa jilatan.

2. Tarian Kursi/Chair Dance

Dengan dia duduk di kursi, Anda duduk diatas dia sehingga payudara Anda berada tepat diatas mulut dia. Duduk di atas saat dia melakukan penetrasi memberinya akses lidah sempurna untuk puting dan payudara.

Posisi misionaris adalah posisi terbaik mutlak untuk merangsang payudara wanita.

Mereka tampak penuh ketika seorang wanita berbaring telentang dan mereka mudah diakses. Bagian terbaik tentang posisi misionaris adalah Anda mampu mengunci mata dengan kekasih Anda saat stimulasi payudara yang terjadi.

3. Sendok/Spooning

Dengan Anda berdua berbaring di sisi Anda, posisi ini sangat cocok untuk dia memberi stimulasi payudara optimal.

4. Standing

Dengan Anda berdua berdiri dan dia melakukan penetrasi dari belakang, dia akan benar-benar bebas untuk merangsang payudara Anda secara manual.

(fny/jpnn/pojoksulsel)

Kisah Nyata: Ketika Hamil 4 Bulan Saya Buka Tas Kerja Suami Dan Ternyata Sungguh Diluar Dugaan!!

Kisah hidup saya dengan suami, 23 November 2006, kami disatukan. Suami hanya kerja kampung, menoreh getah dan tinggal di rumah mertua. Selepas 4-5 bulan berkahwin, saya disahkan hamil. 2 Februari 2008 saya selamat melahirkan bayi lelaki. Saya sudah rasa sangat bahagia pada saat itu walaupun susah, tetapi suami ada di sisi yang kuat bekerja mencari rezeki untuk kami.

Kisah Nyata: Ketika Hamil 4 Bulan Saya Buka Tas Kerja Suami Dan Ternyata Sungguh Diluar Dugaan!!

Sekali lagi saya disahkan hamil. 4 Mac 2009, saya selamat melahirkan bayi perempuan. Dua bulan selepas bersalin, suami pergi Sarawak menjalani latihan selama 6 bulan. Kembalinya suami ke sini sebagai anggota polis dan bekerja di balai polis.
Suami dapat rumah di kuarters polis di Shah Alam. Dah tolak bank, tolak rumah, hanya tinggal RM600. Dengan motosikal EX5 suami berulang ali pergi kerja. Memang rasa bahagia.
Pergi beli barang di Tesco dengan anak seorang di depan, seorang lagi di tengah-tengah naik

motosikal.

Akhirnya suami dapat beli sebuah kereta terpakai. Dengan gaji RM600 saya rasa sudah sangat bahagia sebab anak-anak dan suami di sisi.
Disebabkan rumah jauh dari tempat kerja suami, kami pun berpindah ke kota. Dekatlah sikit dengan tempat kerja suami.

Anak lelalki pun dah berumur 6 tahun, masuk sekolah tadika di situ. Tahun
2013,saya selamat melahirkan bayi perempuan, anak yang ketiga. Saya rasa saya sangat bahagia. Tetapi inilah dikatakan isteri diuji saat suami susah, suami diuji saat dia senang.

7 tahun dalam perkhidmatan polis, saya percaya 100% kepada suami. Pada tahun ke 9 perkahwinan kami, saya diuji dengan ujian yang terlalu berat. Saya mendapat petunjuk melalui mimpi. Seminggu saya bermimpi yang suami saya ada perempuan lain. Akhirnya hati saya tergerak untuk membuka beg kerja suami. Betapa hancurnya hati saya bila terbaca surat nikah suami di Thailand. Mengigil seluruh badan.

4 bulan saya bersabar sebab fikirkan anak-anak. Tetapi saya mengalah sebab saya tidak sanggup bermadu. Setiap hari menangis dan persoalan bermain di fikiran, apakah salah saya? Saya suruh suami pilih antara saya, anak-anak dengan isteri baru dia. Namun, suami enggan melepaskan siapa-siapa. Jadi saya mengalah sebab saya tidak sanggup.

Betapa terseksanya saya, selama 4 bulan bertahan, akhirnya saya diceraikan pada bulan Disember yang lalu di saat saya mengandung 4 bulan. Suami lebih memilih isteri barunya berbanding saya yang sudah 9 tahun hidup susah dengannya.

Saya tinggal dengan ibu di kampung. Saya tidak pernah bekerja, habis pantang ini terpaksalah saya mencari kerja untuk menanggung anak-anak. Doakan anak-anak yang tidak tahu apa-apa ini membesar dengan sihat walaupun tanpa kasih sayang seorang ayah.
Sumber : tausiah-pedia.blogspot.com

Maafkan Aku.!!.Kulepaskan Jilbab Ini Demi, Namun Apa Yang Terjadi Sungguh Diluar Dugaan..

SATU pesan BBM masuk. Dari seorang junior waktu sekolah yang juga pernah sama-sama bekerja di kantor lama kami. Astagfirullah...!!!! Maafkan Aku.!!.Kulepaskan Jilbab Ini Demi...

“Kak, aku diterima jadi resepsionis di salah satu PT di kawasan ***.”

Aku pun segera mengetik balasan, “Ohya? Wahh … Alhamdulillah yaa, Mel! Selamat!”

“Tapi Kak ….”
“Tapi apa?”
“Aku harus lepas jilbab.”

Kulepaskan Jilbab Ini Demi, Namun Apa Yang Terjadi Sungguh Diluar Dugaan..

Hatiku seketika bergemuruh.

Bagaimana mungkin bunga (bukan nama sebenarnya) bisa goyah begini. Gadis cantik yang belum lama menggunakan hijab itu kan tahu sendiri, bagaimana reaksi orang-orang di kantor keempatku, waktu ada salah satu karyawatinya yang melepas jilbab. Ternyata setelah ditelusuri penyebabnya, tak lain karena dia nekat berpacaran dengan pria non muslim. Sudah pacaran … dengan non muslim pula. Belum nikah saja, jilbab sudah ditanggalkan. Bagaimana kalau sudah menikah? Masihkah iman Islam terpatri dalam hati?

“Astaghfirullah, Mel. Jangan,” ketikku mengingatkan.

“Tapi, Kak. Aku butuh pekerjaan. Kakak kan tahu, aku harus ngebiayain kuliah sendiri.”

“Iya, aku tahu, Mel. Tapi apa kamu gak percaya, Allah lah Yang Maha Pemberi rezeki?”

“Percaya, Kak. Tapi aku bener-bener buntu, Kak. Aku harus dapet pekerjaan secepatnya.”

“Loh, waktu di sini, kamu mau diperpanjang kontraknya dan boleh berjilbab, kamu gak mau.”

“Iya Kak. Tapi kalo di situ aku udah nggak betah. Orang-orangnya rese. Kakak sendiri kan juga mau resign dari situ?” Amel kembali menyanggah.

“Iya, bunga. Aku tahu. Tapi, setidaknya di sini kamu boleh berjilbab. Walaupun di sini gajinya di bawah UMR, setidaknya kita nggak disuruh lepas jilbab.”

“Iya sih, Kak.”

“Pikirin lagi semuanya baik-baik, Mel. Istikharah. Belum tentu juga nanti di sana kamu betah.”

“Aku kayaknya nggak ada pilihan lain deh, Kak. Aku sudah tanda tangan kontrak. Senin depan aku mulai kerja. Tapi di luar PT, aku tetap berjilbab kok, Kak.”

“Kenapa kamu baru bilang setelah tanda tangan kontrak? Ya Allah, andai aku punya cukup uang buat minjemin kamu bayar biaya kuliah, bunga. Sedih aku. Ngerasa nggak guna jadi temen.” Aku mengetik pesan dengan hati yang runyam.

Ketika melihat teman baru berhijab, aku bahagia bukan kepalang. Begitu juga sebaliknya, ketika mengetahui seseorang harus membuka hijabnya. Aku seketika lemas. Merasa gagal. Berlebihan? Yaa … tapi sungguh itu yang kurasakan.

Kalian tahu apa yang terjadi bahkan tak sampai sebulan kemudian? Amel kembali mengirim pesan padaku.

“Kak! Kakak benar. Aku gak betah di sini, Kak!”

“Ya Allah, bunga … kenapa??”

“Kerjaanku di sini ternyata nggak cuma jadi resepsionis, Kak. Tapi serabutan, bantuin kerjaan bagian lain juga. Belum lagi, tiap hari lobby tempatku bekerja bau asap dupa. Di sini juga ada beberapa patung yang dikramatkan, Kak.”

“Dikramatkan gimana?”

“Iya. Patung-patung itu dirawat khusus, Kak. Nggak boleh sampai kenapa-kenapa. Semacam sesuatu yang sangat penting buat yang punya PT.”

“Astaghfirullah. Terus gimana, bunga?”

“Belum tahu, Kak. Aku coba bertahan. Tapi kalau nggak kuat, mungkin aku akan resign.”

“Loh, bukannya kamu udah tanda tangan kontrak selama beberapa bulan ke depan? Memangnya di sana nggak ada pinalti?” tanyaku lagi.

“Ada sih, Kak.”

“Lahhh, terus? Duitnya gimana?”

“Aku kabur aja nanti, Kak. Biar nggak usah bayar uang pinalti, karena keluar sebelum kontrak selesai.”

“Ya Allah, Bunga….”

“Huhuhu … aku nyesel, Kak. Coba aja aku ikutin apa kata Kakak waktu itu.”

Entah bagaimana caranya, berita terakhir yang kudapatkan akhirnya bunga keluar dari PT itu. Dan Alhamdulillah, saat ini dia sudah berjilbab kembali, bahkan lebih syar’i.

“Kali ini semoga istiqomah yaa, Bunga. Belajar dari pengalaman kemarin.” Aku mengirim pesan, usai mengetahui bahwa ia kembali berhijab.

“Iya, Kak. In Syaa Allah. Aku nggak akan sampai lepas jilbab lagi! Doain aku ya, Kak.”

“As always, Dear. Kita saling mendoakan yaa ….”

“Iya Kaaak.”

Ohya! Temanku yang satu lagi juga Alhamdulillah sudah putus dengan pacarnya. Dan kini ia pun berhijab kembali. Doakan kami semua istiqomah yaa. Aamiin Yaa Robbal Alamiin.

Aku pun pernah sampai melepas jilbab, saat pertama kali bekerja usai lulus SMK, pada tahun 2007. Menyesal bukan main. Karena perlakuan para lelaki ketika melihatku dengan dan tanpa hijab, itu berbeda sekali. Padahal saat itu aku masih memakai penutup kepala. Hanya saja leher dan tangan dari sikut ke bawah, kelihatan keman-mana.

Alhamdulillah. Setahun kemudian, usahaku mencari pekerjaan lain, akhirnya membuahkan hasil. Aku diterima di sebuah perusahaan yang membolehkan semua karyawatinya untuk berhijab.

Untuk selanjutnya, di perusahaan ketiga, keempat dan kelima yang tak lain adalah tempatku bekerja sekarang, Alhamdulillah! Aku bebas menunaikan kewajibanku sebagai seorang muslimah, yakni menutup aurat.

Tiga kali, ada pengalaman interview dengan orang asing. Satu bule, orang Korea, dan yang ketiga orang Jepang. Tentu perasaan ketar-ketir karena aku menolak berjabat tangan dengan mereka. Yang sama orang Korea, tidak ada kelanjutan alias ditolak bekerja di sana. Yang sama bule, juga Alhamdulillah sempat diberi tahu diterima, cuma aku yang mundur, karena lokasi kerja yang ditawarkan di Meruya. Terlalu jauh, bagiku yang tinggal di Bekasi.

Yang orang Jepang ini lucu. Namanya Mr. Hiroyuki. Pada suatu kesempatan makan malam bersama teman sebagian yang lain, seorang teman yang tidak berjilbab mendekati beliau untuk difoto. Spontan, Hiroyuki-san berkata sambil memeragakan ‘jilbab’ dengan kedua tangannya.

“Woman with … no touch yaa? Kalau tidak pakai, boleh touch.” Beliau bingung menyebut jilbab itu apa, makanya hanya memeragakan dengan menyatukan kedua tangannya, yang kemudian dinaikkan ke atas kepala.

Kami tertawa. Maksud beliau adalah : perempuan dengan penutup kepala tidak boleh disentuh ya? Kalau tidak pakai, baru boleh.

See? Orang asing yang bukan muslim pun bahkan bisa menyimpulkan demikian.

Eits!
Ini bukan berarti kalian boleh touch touch wanita tanpa hijabbbbb yaaahhh! Awas lohhhh! Bukan mahrooooom!

Pertahankan hijabmu semampumu, saudariku.
Ingat! Bahkan ada suatu informasi bahwa : perempuan-perempuan di Gaza tidur pun menggunakan hijabnya. Ketika ditanya kenapa, jawaban mereka, “Agar jika sewaktu-waktu rumahku dibom, jasadku dapat ditemukan dalam keadaan menutup aurat.”

Masya Allah!

Semoga kita semua bisa senantiasa menjaga hijab ini hingga kematian menjemput kita kelak. Aamiin Yaa Robbal Alamiin....



Sumber : cerminan.com

Mengejutkan! Pesan - pesan Deddy Corbuzier untuk Sang Inspirator Mario Teguh Sangat Mengharukan

Tak hanya jadi perbincangan masyarakat biasa, kasus Ario Kiswinar Teguh dan Mario Teguh ini juga jadi perbincangan di kalangan selebritis.

Salah satu artis yang menyoroti kasus tersebut adalah Deddy Corbuzier.

Untuk diketahui, Deddy juga yang melakukan wawancara dengan Kiswinar di program acara miliknya, hingga akhirnya kasus ini banyak diketahui publik.
Tampaknya Deddy geram dengan pernyataan Mario Teguh yang bersikeras mengatakan kalau Kiswinar bukanlah anaknya.

Untuk Yang Giginya Berlubang Rugi Tidak Membaca Ini!! Gigi Anda Berlubang Jangan ditambal Atau dicabut Lakukan Ini!!
Ia memposting sebuah video dirinya dengan putranya, Azka, yang tampak menyindir Mario Teguh.
Dari postingannya itu, Deddy berandai-andai, jika dirinya ada di posisi Mario Teguh, sementara putranya adalah Kiswinar.

Pesan - pesan Deddy Corbuzier untuk Sang Inspirator Mario Teguh Sangat Mengharukan

Ia juga mengibaratkan kalau apa yang disampaikan Mario Teguhadalah kebenaran dari kasus ini, yakni bahwa Kiswinar merupakan anak seorang pria dengan inisial Mr X.
"The message to someone who believe inspiring people (pesan ini untuk seseorang yang dipercaya sebagai orang yang menginspirasi)," ujarnya mengawali video tersebut.

Deddy kemudian menanyakan sebuah pertanyaan kepada putranya, Azka, yang berada di sampingnya.
"Azka, kalau ternyata Azka bukan anak Papa, Azka anak orang lain, you still love me?," tanyanya kepada Azka.

"Ya I don't care, still I love you," jawabnya sambil memandang Deddy.
Ia kemudian menanyakan hal yang sama kepada ayahnya.
"Well, if I'm not your son, do you still love me?, (kalau Aku bukan anakmu, apakah Kamu akan tetap menyayangiku?," tanyanya kembali pada Deddy.

Deddy pun kemudian menjawab pertanyaan putranya itu dengan mata berkaca-kaca."If you not my son, kalau Kamu bukan anak Papa, Papa tetep sayang Kamu. Kamu udah lama tinggal sama Papa, kita udah main bareng, tidur bareng, and everything. So I dont care, Kamu anak Papa atau bukan," jelasnya di hadapan Azka.

"Because family, is not releated by blood, family is related by love (Karena keluarga, bukan soal darah, keluarga terkait cinta)," ujarnya.
Di akhir videnya, Deddy kemudian meminta Azka mencium pipinya, lalu keduanya tersenyum ke arah kamera.

"Pesan tuk Sang Inspirator. Family is BOND by LOVE NOT by BLOOD. kalau Azka bukan anak saya... kalau Azka anak dari orang lain ... i will still love him.. no Matter what.. krn Azka pun still love me.... stop giving Bullshit," ujar Deddy pada keterangan foto.
Hingga berita ini dibuat, video itu sudah dilihat lebih dari 45 ribu kali dan dikomentari ratusan netizen.

Berikut komentar dari netizen

novie_sheen : Love this video..ikanurhasyani : Bener bgt.. Yang bikin sedih itu, mereka udh sempet tinggal sm2 untuk bbrp waktu.. Kok ya tega bgt gakmau akui anak.
ratihksd : @mastercorbuzier Setujuuuuuu om ded cinta tak mengenal darah....apalg darah #DispointedWithMT
ruth_manuel : Ini baru laki-laki kereenn
farida_ramang : Iya om sangar di luar di dalam hati nya ada taman bunga.

Sumber: Tribunnews.com

Pria Ini Diputusin Karena Jadi Pegawai Semen, Tapi Setelah Menjadi Bos 25 Tahun Kemudian, Dia Lakukan Hal Ini Kepada Mantannya…

Seorang netizen menceritakan sebuah kisah cinta dan diambil dari kisah yang mengundang perhatian semua orang. 20 tahun yang lalu, dia tidak suka belajar, pas SMA dia pergi ke sektor pembangunan membantu papanya bekerja, dan mantan pacarnya minta putus, dengan alasan dia mau pacarnya memiliki tingkat pendidikan yang tinggi dan tidak mengerjakan pekerjaan yang tak memiliki masa depan.

Pria Ini Diputusin Karena Jadi Pegawai Semen, Tapi Setelah Menjadi Bos 25 Tahun Kemudian, Dia Lakukan Hal Ini Kepada Mantannya…

Meskipun dia patah hati, tapi itu tidak menyurutkan semangat dia bekerja. Setiap hari dia harus bekerja sebagai pekerja semen, 10 jam sehari, dan tetap setia dalam pekerjaan kecil sekalipun. Seiring berjalannya waktu, 2 tahun kemudian akhirnya dia dapat pacar ke-2nya, namun sayang orangtua pacarnya juga memandang rendah pekerjaan dan tidak menyetujui hubungan mereka berdua.

Malu, dan minder pun dia alami, namun kesabarannya selama 3 tahun dengan jumlah tabungan yang dia tabung akhirnya membawa dia bekerja ke Australia. Setibanya di sana dia baru, pekerja keras di Australia dipandang sebagai pekerjaan yang berkelas, pekerjaan yang santai, cepat juga pulangnya, dan tentu saja, gajinya termasuk sangat tinggi. Dia yang terbiasa bekerja dengan cepat, menarik perhatian bosnya. Dia mampu menabung uang 400 juta Rupiah dalam 1 tahun bekerja di Australia.

2 Tahun setelah bekerja di Australia, dia ingin kembali ke negaranya, Taiwan, namun karena bos sangat menyayangi dirinya, dia melakukan segala cara agar dia tetap bekerja di sana, bahkan bosnya berhasil memberinya peluang untuk bayar pajak setengah tahun saja! Tidak hanya itu, dia bahkan dapat 1 rumah dan dia diperbolehkan beli tanah dengan harga setengah harga awalnya. Karena persyaratan yang menggiurkan ini, dia menerimanya dan mengganti warga negara menjadi warga negara Australia.

5 tahun kemudian, dia kembali ke Taiwan dengan membawa 2 milliar Rupiah dan mulai membangun perusahaan konstruksi dan otomatis dia menjadi bos perusahaan ini. Dia akhirnya dapat kesempatan menghubungi mantan – mantan pacarnya, dia janjian dengan mantannya yang pertama dan dia datang dengan mobil mewah yang baru dibelinya. Bisa ditebak, mantannya terbungkam dengan dirinya yang sekarang. Setelah ngobrol cukup lama, mantannya bercerita kalau dia menikah dengan seorang Profesor, namun karena sering dinas keluar akhrinya suaminya selingkuh dan demi pelampiasan, dia setiap hari bekerja lembur di pabrik dan semua uangnya harus habis membiayai 5 putranya yang masih kecil. Karena merasa iba dengan kondisi mantannya ini, dia memberikan uang 40 juta untuk membantunya.

Selesai dari sini, dia akhirnya janjian dengan mantan kedua beserta dengan kedua orangtua mantannya ini. Sama, hari itu dia datang dengan mobil kerennya, jas yang cocok. Orangtua mantannya mengira seorang juragan datang untuk melamar anak mereka, mereka makan dengan wajah yang penuh dengan senyuman! Saat makanan penutup datang, dia akhirnya mengakui kalau dia adalah orang yang mereka tolak dulu karena pekerjaan yang mereka pandang hina, dan dengan tegas dia berkata seperti ini,”Aku dipandang hina oleh kalian dulu, tapi sekarang, putri kalian sudah gak pantas buat aku.”

Beberapa bulan kemudian, dia akhirnya bertemu dengan pacar ke-3nya, hasil dari kenalan temannya. Dia tidak mengungkit siapa dirinya dan saat bertemu dengan orangtuanya, dia sengaja memilih makanan di tepi jalan dan berdandan layaknya orang biasa dan datang dengan mobil gerobak kecil.

Tapi tak disangka, melihat dirinya yang “miskin” seperti ini, mereka malah bersikap dingin terhadapnya. Karna tak tahan diperlakukan seperti itu, dia akhirnya pergi ke WC ganti jas, dan asistennya datang menjemputnya dengan mobil kerennya. Saat ini orangtua pacar ke-3nya ini terbungkam. Dia menyodorkan kartu namanya yang menuliskan kalau dirinya adalah bos perusahaan konstraktor dan pergi dari tempat itu.

Cerita ini dibagikan dia di internet dengan tujuan,”Jangan merendahkan orang lain! Seekor ulat akan berubah menjadi kupu – kupu yang cantik dalam waktu yang tidak kita ketahui. Jika seorang pria ingin berjuang bersamamu, ketahuilah itu cinta sejatinya. Masa depan orang bukan ditentukan dari pekerjaannya, tapi dari sikap dia berjuang dan daya juangnya.” Dia berkata, SiKon Taiwan hanya melihat orang yang berpendidikan tinggi barulah memiliki masa depan yang cemerlang padahal itu salah besar! Orang sukses adalah orang yang tahu tujuan hidupnya, tidak takut susah, tidak takut lelah, dan melakukan apapun agar bisa sukses dan mencapai tujuannya.
Ada yang mendukung dirinya, tetapi ada juga Netizen yang berkata dia tidak seharusnya balas dendam seperti ini.

Bukan karena dirinya sekarang kotor, jorok, kita memandang rendah, tapi lihat dari perjuangnya, sikap hati dia, dan kerendahan hatinya. Saling menghargai dan menghormati maka kita juga akan menerima balas budi orang tersebut!

Sumber : tausiah-pedia.blogspot.com

Digrebek di Kamar Hotel, Wanita Ini Berpura-pura Sholat, Namun ia Lupa Kalau Dia Tidak Pakai....

Ada-ada saja ulah para pelaku mesum yang terjaring razia untuk menghindari tangkapan aparat kepolisian , mulai dari sembunyi masuk kedalam lemari , hingga lari melalui jendela kamar.

Dan baru-baru ini terjadi adalah aksi seorang wanita yang tertangkap ketika berbuat asusila di sebuah Hotel Melati Di Jalan Sekilau , Kuantan , Pahang , Malaysia belum lama ini.

Digrebek di Kamar Hotel, Wanita Ini Berpura-pura Sholat, Namun ia Lupa Kalau Dia Tidak Pakai....

Digrebek di Kamar Hotel, Wanita Ini Berpura-pura Sholat, Namun ia Lupa Kalau Dia Tidak Pakai....
Ketika pintu kamar hotel dibuka oleh para resepsionis Hotel pada 28/8/2016 subuh dini hari tadi, tampak seorang wanita tengah sholat , dan yang membuat para petugas tertawa geli adalah wanita tersebut


Berakting berpura-pura sedang melaksanakan sholat tanpa ia sadari jika ia tidak menggenakan kain penutup kakinya atau biasa nya para wanita menggunakan sarung , wanita ini hanya menggunakan mukenah saja sehingga nampak jelas jika dai hanya menggunkan celana dalam karena bagian kakinya tidak tertutup oleh kain.

Para petugas Jabatan Agama Islam Pahang ( JAIP ) pun lantas mengintrogasi wanita tersebut , sementara itu seorang pria yang bukan mahramnya juga ditemukan bersembunyi di atas lemari pakaian tanpa menggunakan pakaian sama sekali.

Remaja wanita berusia 21 tahun itu lantas ditahan bersama pasngannya yangmasih berusia 19 tahun karena telah melakukan mesum.

Sementara itu , Asisten Direktur Penegak Hukum Syariah JAIP , Badaruddin Ahmad Bustami mengatakan , jika pihaknya telah menangkap sebanyak 40 orang berusia antara 18 hingga 27 tahun yang melakukan mesum di Hotel-Hotel Melati.

Sumber : tausiah-pedia.blogspot.com


Masyaallah,Sapi Kurban Tak Mati-mati Meskipun Disembelih Berkali-kali, Ternyata Alasannya Sungguh Mengejutkan!!

Masya Allah, Allahu Akbar, Kebesaran dan Kekuasaan Allah terlihat saat Sapi Kurban disembelih. Sebuah video yang diambil dari laman Youtube mengabadikan momen tersebut.

Sebuah sumber mengatakan bahwa Sapi Kurban ini berasal dari negara Bangladesh, Terlihat dalam video di bawah ini, awalnya sapi tersebut dipegang 9 orang agar memudahkan penyembelihannya. Bukannya mati setelah disembelih namun sapi tersebut malah berdiri, Orang-orang yang berada di sekitarnya pun heran dengan tingkah sapi kurban tersebut.

Masyaallah,Sapi Kurban Tak Mati-mati Meskipun Disembelih Berkali-kali, Ternyata Alasannya Sungguh Mengejutkan!!

Hingga akhirnya disembelih untuk yang kedua kalinya, Lagi-lagi sapi tersebut tetap berdiri bahkan malah berjalan untuk menghindari kerumunan manusia. Sang penyembelih tak kehabisan akal, dia tetap ngotot berusaha untuk menyembelih sapi kurban aneh itu yang ketiga kalinya.

Allahu Akbar, Sapi Kurban tersebut tetap saja berdiri setelah disembelih layaknya sapi yang masih normal meski urat lehernya telah putus.

Karena sudah lelah, akhirnya mereka pun menyerah dan mengurungkan niatnya untuk menyembelih Sapi Kurban tersebut, Mereka membiarkannya tetap hidup untuk dijadikan bukti nyata kekuasaan Allah dan peringatan bagi warga sekitar bahwa ajal hanya Allah yang bisa menentukan.

Kejadian Sapi Kurban Yang Tak Mati Meski Disembelih Berkali-kali Ini merupakan bukti nyata kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Bahwa hanya Allah lah yang menentukan ajal seluruh makhlukNya. Bukan pedang, Bukan pula atas usaha manusia.

Sumber : tausiah-pedia.blogspot.com | note-sehat.blogspot.com

Ini Janji KO, Mahasiswi Sebar Foto Telanjang Dada di Media Sosial

Ini Janji KO, Mahasiswi Sebar Foto Telanjang Dada di Media Sosial

Masih ingat kasus KO yang memamerkan dada di tempat umum di Samarinda beberapa waktu lalu?

Lama tak terdengar, kasus tersebut ternyata sudah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda sejak medio Agustus lalu.

Persidangan itu berlangsung tertutup. Dari informasi yang dihimpun Kaltim Post, perkara itu sudah melewati proses penuntutan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Sementara itu, sidang tuntutan dilaksanakan pada 30 Agustus.

“Sidang dilaksanakan Selasa (6/9) yang lalu,” terang sebagaimana dilansir laman Samarinda Pos, Kamis (15/9).

Agus akan membuat tanggapan tertulis terhadap pledoi (replik). “Rencananya akan dilaksanakan Selasa (20/9) nanti, dan sidang masih berlangsung tertutup,” tuturnya.

Sementara itu, Rhoma Pasaribu, penasihat hukum Ko, memberi tahu garis besar isi pledoi yang ia bacakan pekan lalu.

“Terdakwa meminta majelis hakim mempertimbangkan hukuman seringan mungkin,” ujar Rhoma.

Dalam pledoi tersebut, terdakwa meminta beberapa kesaksian dipertimbangkan.

Salah satunya, saksi yang diperiksa melalui sambungan telepon. Selain itu, terdakwa menyesali perbuatannya.

(via : jpnn/pojoksulsel)