Rabu, 11 Desember 2013

Peluang Usaha Bisnis Sewa Kontrakan Rumah

Peluang Usaha Bisnis Sewa Kontrakan Rumah - Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, jika Kota Bontang adalah Kota Industri dengan Penghasilan Tertinggi di Indonesia. Dengan Adanya bermacam macam Industri Skala besar di bontang, seperti PT Pupuk Kaltim, PT Badak NGL, PT Indominco, PT KPI, PT KDM, PT KMI dan masih banyak lagi. Kota Bontang layaknya madu yang mearik kumbang2 untuk datang menghisap sarinya.

Di Bontang, kebutuhan Rumah dan tempat tinggal cukup meningkat pesat.Seiring pertumbuhan Industri yang terus berkembang dan pertambahan penduduk baik dari kelahiran maupun pendatang yang mengadu nasib di Kota Pupuk ini. Maka sudah semestinya Bisnis Sewa Rumah ataupun Bisnis Kontrakan rumah di bontang cukup menjajikan.

Berminat dengan Bisnis Sewa Rumah Di Kota Bontang?

Berikut ini Kami Kutipkan Sedikit Tips dan trik Memulai Bisnis Sewa Menyewa Rumah Tinggal

Bisnis menyewakan atau mengontrakkan rumah dengan bisnis indekos atau kos-kosan sama-sama memiliki permintaan cukup tinggi. Rumah sewa sangat diminati di kawasan yang tengah berkembang, sementara rumah kos laris manis di kawasan yang berdekatan dengan kawasan perbelanjaan, pusat perkantoran, dan kampus.

Pengamat properti Panangian Simangungkalit dalam bukunya "Rahasia Menjadi Miliarder Properti" memaparkan kelebihan dan kekurangan bisnis rumah sewa dan rumah kos. Apa saja?

Rumah Sewa

Selain tingginya permintaan, rumah yang disewakan memiliki capital gain jangka panjang atau lebih dari lima tahun. Biasanya, capital gain rumah sewa secara rata-rata lebih tinggi dari tanah kosong. Sebab, rumah sewa telah memiliki manfaat langsung. Setelah lima tahun, bila Anda memutuskan untuk tidak menjualnya, maka rumah bisa disewakan.

Untuk harga rumah yang disewakan, misalnya senilai Rp 600 juta, bisa disewa dengan harga Rp 30 juta per tahun atau 5 %. Setahun kemudian, bila keadaan ekonomi tidak memburuk, harga sewa rumah bisa dinaikkan sekitar 10% - 15% persen.

Namun, jika kawasan tersebut padat, maka kenaikan nilai sewa bisa mencapai 15%. Maka, harga sewanya menjadi Rp 45 juta per tahun.

Kenaikan sewa properti akan diikuti kenaikan nilai tanah. Jika nilai properti sudah naik 15% dari harga semula Rp 600 juta, maka nilainya menjadi Rp 690 juta. Nilai Rp 90 juta atau selisih harga ketika Anda menawarkan di pasar sebelum disewakan dalam setahun inilah yang disebut dengan capital gain.

Kekurangan berbisnis rumah kontrakan adalah capital rate-nya tergolong rendah, hanya 3%-5%. Ini dikarenakan rumah memiliki luas tanah lebih luas dibandingkan bangunannya.

Berbeda dari ruko yang memiliki luas bangunan lebih luas dari tanahnya, dalam bisnis ini yang dihitung menghasilkan adalah bangunannya bukan tanahnya. Karena itu, investasi sewa rumah merupakan investasi jangka panjang.

Kekurangan lainnya pada jangka waktu penyewaan relatif pendek, tergantung kondisi dan lokasi rumah serta siapa penyewanya. Bila berbisnis rumah sewa, Anda harus selektif dalam memilih penyewa yang baik. Rumah bisa cepat rusak, bila penyewa ternyata kurang bertanggung jawab.

Rumah kos

Keuntungan investasi rumah kos arau indekos dapat diperoleh dalam jangka panjang atau lebih dari lima tahun. Capital gain untuk rumah kos lebih tinggi bila dibandingkan investasi tanah kosong dan rumah sewa. Alasannya, karena rumah kos tidak hanya sekedar sebagai tempat tinggal tetapi menyediakan pula jasa atau servis.

Rumah kos memiliki cap rate 5% - 7% persen dibandingkan rumah sewa. Pasalnya, usaha ini mesti memiliki manajemen seperti tukang cuci dan setrika, atau manajemen membatasi waktu kunjungan khususnya terjadi di rumah kos khusus wanita.

Memang, meskipun keuntungannya menggiurkan, rumah kos juga memiliki kekurangan. Pertama, pemilik rumah harus menyiapkan manajemen yang bertugas membuat peraturan sampai melayani kebutuhan para penyewa. Karena membutuhkan perhatian lebih, maka pemilik kos kadang harus menyewa orang khusus untuk melayani dan mengawasi para penyewa.

Risiko kedua, tak semua penyewa bisa berlaku disiplin membayarkan uang kos. Umumnya ini terjadi, karena penyewa belum memiliki penghasilan sendiri misalnya mahasiswa. Lalu, risiko ketiga, bisnis ini akan tutup apabila "magnet" seperti kampus atau mal akan pindah.

Kompas.com


11 Tips Memulai Bisnis Rumah Kontrakan
Beberapa orang membeli sebuah properti tidak hanya untuk ditinggali, tetapi untuk dijadikan investasi. Hal ini tidak terbatas hanya untuk mereka yang profesional, tetapi anda yang amatir juga bisa meraup untung dari properti milik anda.

Tapi, jalan menuju keberhasilan dalam meraup untung lewat properti butuh kerja keras, apalagi untuk pemula. Memiliki properti untuk disewakan merupakan tugas berat yang bahkan bisa merugikan jika anda tidak bisa mengelolanya dengan. Di bawah ini ada beberapa tips, seperti dilansir dari Investopedia, Kamis (21/6/2012), yang bisa membantu anda memilih properti yang akan anda beli untuk disewakan kembali:

1. Memulai Pencarian

Dalam mencari properti yang akan anda beli untuk disewakan kembali, anda bisa meminta bantuan agen properti profesional atau lakukan sendiri saja juga tidak masalah. Biasanya, akan ada tekanan yang tidak perlu jika bantuan jasa agen jika terlalu lama mengambil keputusan. Yang paling penting anda harus melakukan pendekatan terhadap seluruh properti dan lingkungan yang kira-kira sesuai dengan keinginan anda.

Cakupan daerah target properti anda bergantung pada apakah anda berniat mengurusnya sendiri atau menyewa orang lain. Jika anda berniat mengurus properti sewa itu sendiri, sebaiknya lokasi properti tersebut tidak jauh dari rumah tinggal anda. Jika anda berniat untuk menyewa orang lain untuk mengurusnya, lokasi tidak jadi masalah.

2. Lingkungan

Kualitas lingkungan akan menentukan sifat dan jenis calon penyewa properti anda. Contohnya, jika anda membeli rumah di dekat universitas, kesempatan untuk mendapatkan penyewa seorang mahasiswa akan lebih tinggi. Apabila dekat mal atau perkantoran, jenis penyewa biasanya lebih ke tipe karyawan atau karyawati.

3. Sekolah

Penyewa properti anda mungkin berniat untuk punya anak, jadi mereka butuh tempat yang dekat dengan sekolahan. Saat anda sudah menemukan rumah yang dekat dengan sekolah, cek kembali kualitas sekolah tersebut karena akan mempengaruhi harga sewa yang anda patok. Jika ternyata sekolah tersebut punya reputasi yang tidak terlalu baik, maka tidak akan terlalu berpengaruh pada biaya sewa yang anda tentukan.

4. Tingkat kejahatan

Tidak ada orang yang mau tinggal di lingkungan dengan tingkat kejahatan tinggi. Pergilah ke kantor polisi terdekat atau berselancarlah di dunia maya untuk mencari data statistik tingkat kejahatan terkini mengenai tempat yang akan menjadi lokasi properti anda. Hal ini lebih efektif daripada bertanya langsung kepada si penjual rumah.

5. Lapangan kerja

Lingkungan yang dekat dengan perkantoran, apalagi dengan tingkat kebutuhan sumber daya manusia yang tinggi, maupun banyak lowongan kerja, akan menarik lebih banyak calon penyewa. Untuk mencari tahu mengenai hal ini, anda bisa melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi, lalu bandingkan dengan rata-rata pertumbuhan manusianya.

Anda juga bisa memantau rencana ekspansi perusahaan-perusahaan besar. Jika anda tahu sebuah perusahaan akan membuat kantor atau pabrik baru di satu lokasi, membuka sewa rumah atau apartemen di dekat tempat tersebut akan sangat menguntungkan.

6.Sarana umum

Anda harus mengecek sarana-sarana umum yang tersedia di sebuah lingkungan, baik yang sudah berdiri maupun yang masih dalam tahap pengembangan. Sarana-sarana ini seperti taman umum, mal, bioskop, transportasi publik. Ada banyak penyewa di lokasi ramai seperti ini.

7. Arah pertumbuhan kota

Perhatikan juga arah pertumbuhan kota. Pantau berita-berita mengenai rencana pengembangan kota yang disampaikan oleh pemerintah setempat. Jika di satu daerah mulai dibangun apartemen, kantor-kantor atau mal, bisa jadi ini merupakan daerah dengan potensi pengembangan yang baik.

8. Harga sewa

Menentukan harga sewa bagi properti anda sangat penting, baik itu sebuah rumah, kantor, maupun gudang. Jadi, anda harus tahu terlebih dahulu harga sewa rata-rata jenis properti tersebut di lingkungan sekitar. Sebelum membeli, anda harus buat hitung-hitung terlebih dahulu. Jika ternyata harga sewa tidak cukup menutupi cicilan, pajak dan pengeluaran lainnya, lebih baik anda cari lokasi lain. Cari tahu juga mengenai rencana pengembangan lokasi tersebut dalam lima tahun ke depan, hal ini akan mempengaruhi kenaikan harga sewa properti anda setiap tahunnya.

9. Faktor bencana alam

Asuransi akan menjadi pengeluaran yang sia-sia jika anda tidak mengetahui latar belakang lokasi tempat properti sewaan anda. Jadi sangatlah penting untuk mengetahui riwayat bencana alam di lokasi tersebut. Jika area tersebut pernah terkena gempa bumi, banjir atau lain sebagainya, memasang asuransi adalah pilihan yang tepat.

10. Kumpulkan Informasi

Seringlah mengobrol dengan para penyewa maupun pemilik di lingkungan yang bersangkutan. Para penyewa biasanya lebih jujur dan terbuka mengenai aspek-aspek negatif yang ada di sebuah rumah beserta lingkungannya. Sering-sering juga mengunjungi lokasi yang sudah anda incar, beda haridan beda waktu, supaya bisa kelihatan dengan jelas perkembangan dan kelakuan masyarakar sekitar dan lingkungannya.

11. Jenis Properti

Secara umum, jenis investasi properti terbaik yang biasa dilakukan oleh adalah menyewakan rumah atau apartemen. Banyak pasangan muda atau remaja yang baru lulus kuliah biasanya mencari jenis properti seperti ini untuk disewa dalam memulai hidupnya. Jika anda punya sebuah apartemen maka tidak perlu direpotkan oleh segala macam perawatan karena tinggal bayar dan akan diurus oleh pengelola gedung. Namun, jika anda punya sebuah rumah yang akan disewakan, biasanya anda harus terjun langsung untuk segala urusan perawatannya.

Akan tetapi rumah mungil yang lengkap dengan dua kamar tidur biasanya lebih menarik perhatian, terutama para pasangan baru menikah. Lagipula, menyewakan rumah kepada dua orang yang baru menikah berarti secara finansial keduanya sudah mapan dan kecil kemungkinan untuk menunggak uang sewa bulanan.

Kesimpulan

Setiap provinsi punya kota yang bagus, setiap kota punya lingkungan yang bagus pula, begitu juga setiap lingkungan punya properti yang bagus. Tapi anda butuh banyak kerja keras dan riset untuk bisa menelusuri tiga unsur tersebut.

Ketika anda akhirnya menemukan properti untuk disewakan kembali, nilailah secara wajar dan persiapkan keuangan anda sesehat mungkin. Sehingga anda tidak akan putus asa mengharapkan properti tersebut cepat menghasilkan uang, tetapi biarkanlah berjalan sampai matang.

Forum Detik

Previous
Next Post »

Posting Komentar