Kamis, 06 Maret 2014

Contoh Bagaimana Susun Rencana Perekrutan di Berbagai Tahapan Startup

Contoh Bagaimana Susun Rencana Perekrutan di Berbagai Tahapan Startup - Katakanlah Anda memiliki purwarupa yang sudah bisa dioperasikan dengan beberapa konsumen yang bersedia membayar dan baru mengumpulkan modal yang cukup dalam investasi awal.

Kini dengan asumsi semua hal bisa berjalan baik, dan Anda berpikir besar, Anda sedang dalam perjalanan mendapatkan pendanaan setiap 12 atau 18 bulan sekali dan bahkan membangun sebuah perusahaan yang lebih mapan.

Berikut adalah contoh bagaimana Anda bisa merencanakan setiap tahap perkembangan bisnis Anda.

Tahap ide: Dua pendiri (salah satu dengan keahlian dalam bidangnya dan satu lagi dalam urusan teknis) memunculkan ide bisnis, mengumpulkan modal bersama dan membuat purwarupa.
Tahap 'bibit': Pekerjakan seorang pengembang utama dan rekrutlah sejumlah pekerja kontrak untuk membantu memoles sejumlah unsur sebagai bagian dari pencarian produk atau pasar yang sesuai.

Series A: Dengan produk atau pasar yang sesuai dan sudah bisa dibeli dan setelah mendapatkan 100 konsumen yang bersedia membayar, putaran seri A senilai jutaan dollar didapatkan dan saatnya merekrut 2 teknisi lagi, manajer pemasaran, manajer konsumen, manajer penjualan dan 2 tenaga penjualan (selalu pekerjakan tenaga penjualan dengan berpasangan)

Series B: Karena sekarang proses akuisisi konsumen berulang dengan tolok ukur yang mapan sudah ada, saatnya memaksimalkan pertumbuhan dan mempertinggi penjualan, pemasaran, layanan, dukungan, teknik dan operasi.

Series C and D: Tumbuh, tumbuh dan tumbuh! raihlah skala yang memadai untuk Go Public (IPO) dan mengumpulkan uyang dari pasar terbuka untuk mendanai pertumbuhan yang lebih baik dan memberikan likuiditas dan keutnungan bagi para pemangku saham. (ciputraentrepreneurship.com)

Previous
Next Post »