Senin, 03 November 2014

Penyebab Kanker payudara dan tanda-tandanya

Penyebab Kanker payudara dan tanda-tandanya - Penyebab kanker payudara sampai sekarang belum diketahui penyebabnya. kanker payudara tidak menular , kanker payudara disebabkan oleh virus.
Berikut Penyebab Kanker Payudara :
Sering melahirkan
Wanita yang memiliki anak memiliki resiko yang tinggi untuk terkena kanker payudara. faktor yang menyebabkan kanker payudara, yaitu payudara sering diremas-remas, kurang mendapatkan gizi, radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas; tergantung dosis dan umur saat terkena paparan radiasi.

Efek radiasi ionisasi

Radiasi ionisasi yang terjadi selama atau sesudah pubertas dapat meningkatkan terjadinya resiko kanker payudara.

Radiasi Ionisasi adalah setiap jenis partikel atau gelombang elektromagnetik yang membawa energi yang cukup untuk mengionisasi atau menghilangkan elektron dari atom. Ada dua jenis gelombang elektromagnetik yang dapat mengionisasi atom, yaitu sinar-X dan sinar Gamma, dan kadang-kadang mereka memiliki energi yang sama.

Radiasi gamma yang dihasilkan oleh interaksi di dalam inti atom, sedangkan sinar-X yang diproduksi di luar dari inti oleh elektron. Ada tiga jenis Radiasi Ionisasi yang dipancarkan partikel energik selama interaksi dalam inti. Partikel alfa terdiri dari dua proton dan dua neutron, atau inti helium . Partikel beta adalah salah satu positron atau elektron. Dalam beberapa proses peluruhan nuklir neutron dikeluarkan dari inti.

Mengapa Radiasi Ionisasi berbahaya? Ketika atom dalam sel hidup menjadi terionisasi biasanya terjadi hal-hal seperti : kematian pada sel, regenerasi sel itu sendiri, atau sel bermutasi dan dapat menjadi kanker.

Penggunaan hormon

Menurut sebuah penelitian, pengguna terapi (estrogen replacement) mempunyai peningkatan yang signifikan pada kanker payudara. Walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker payudara sebelum menopause. Sel-sel yang sensitif terhadap rangsangan hormonal mungkin mengalami perubahan degenerasi jinak atau menjadi ganas.

Faktor reproduksi

Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan /window of initiation/ perkembangan kanker payudara. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.

Usia

Semakin tua usia seorang wanita maka resikonya menderita kanker payudara akan semakin tinggi. Wanita berusia 50-69 berada dalam kategori usia yang paling berisiko, terutama bagi mereka yang mengalami menopause terlambat.

faktor genetik

Bila wanita mempunyai riwayat keluarga yang menderita kanker payudara artinya mempunyai resiko kanker payudara yang lebih besar. Resikonya bisa dua kali lipat bila dibandingkan dengan wanita yang tidak memiliki riwayat keluarga. Beberapa ahli medis menyebut kanker payudara ditularkan secara keturunan melalui gen.

Obesitas

Berat badan dan bentuk tubuh ternyata berhubungan dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause karena kelebihan lemak tubuh akan meningkatkan kadar hormon estrogen dan insulin, yang menjadi penyebab utama atas terjadinya kanker.

Gaya hidup yang tidak sehat

Kurang gerak atau jarang berolahraga, pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur, merokok dan mengkonsumsi alkohol akan meningkatkan resiko kanker payudara. Mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kanker payudara sebanyak 12%.



GEJALA-GEJALA KANKER PAYUDARA

Gejala-gejala kanker payudara dapat dilihat sebagaimana tanda-tanda yang tampak. Mengetahui gejala kanker payudara ini akan memudahkan kita untuk melakukan pencegahan dini agar bisa terhindar dari ancaman penyakit nomor dunia di dunia yang menyerang kaum wanita ini.

berikut beberapa kelainan pada payudara yang perlu diwaspadai sebagai gejala kanker payudara:

Cairan aneh di puting

Selain susu, cairan apapun yang keluar dari puting perlu diwaspadai terutama jika berwarna merah atau coklat. Biasanya dokter akan melakukan ductogram yakni sejenis mammograph untuk memeriksa kelainan kelenjar susu, lalu mengamati cairan yang keluar dengan bawah mikroskop untuk mengetahui adanya sel kanker di dalamnya.

Puting kedalam

Meski jarang, pertumbuhan sel kanker payudara di sekitar areola juga bisa menyebabkan puting tenggelam. Jika gejala ini muncul tiba-tiba dan bertahan hingga beberapa pekan, ada kemungkinan terjadi traksi atau pengencangan kelenjar susu yang terjadi karena terdesak oleh sel tumor.

Pembengkakan kelenjar getah bening

Kanker payudara selalu ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di daerah ketiak. Periksakan segera untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, meski kadang-kadang infeksi juga bisa menyebabkan bagian ini membengkak.

Benjolan

Gejala kanker payudara yang paling mudah dikenali adalah munculnya benjolan yang tidak normal. Benjolan itu bisa umumnya diraba sendiri, meski kadang-kadang hanya bisa diketahui keberadaannya lewat pemeriksaan mammograph.

Benjolan yang keras dengan bentuk tidak teratur lebih perlu diwaspadai dibandingkan benjolan yang lunak dan bulat. Benjolan lunak biasanya dipicu oleh adanya kista, meski kista juga bisa mengeras jika mengalami pengapuran.

Nyeri di bagian puting

Kista di payudara juga bisa menyebabkan rasa nyeri di bagian puting. Untuk membedakannya dengan kanker payudara, periksakan segera dan mintalah dokter untuk melakukan pemeriksaan ultrasonik yang bisa membedakan kista dengan sel kanker.

Pembengkakan

Meski tidak ada benjolan, payudara yang membengkak atau terasa berat perlu diwaspadai. Kehamilan dan retensi (penumpukan) cairan akibat terlalu banyak konsumsi garam sebenarnya juga bisa menyebabkan payudara membengkak. Namun pembengkakan akibat kanker biasanya tidak simetris antara payudara kiri dan kanan.

Sebagian tumbuhan obat di Indonesia mengandung obat anti-kanker, seperti sitotoksin yang memiliki kemampuan untuk membunuh dan mendeteksi sel-sel yang tumbuhnya tidak normal. Senyawa-senyawa di dalam tumbuhan ini bisa berfungsi dalam bentuk gabungan, tapi ada juga yang single," ujarnya.
Tumbuhan dan buah-buahan yang diketahui memiliki efek anti-kanker, seperti:


Tomat diketahui dapat mengobati kanker prostat, dengan cara mengonsumsi tomat yang sudah direbus.
Cabe merah diketahui dapat mencegah kanker usus besar jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama.
Biji anggur juga diketahui memiliki senyawa anti-kanker. Oleh karenanya, kalau mengonsumsi anggur, cari yang memiliki biji dan makan bersama kulitnya.
Daun sirih merah diketahui sebagai anti-kanker payudara dengan cara direbus.
Temulawak diketahui memiliki zat aktif cursil yang bersifat sebagai anti-inflamasi dan juga anti-kanker.


Teknik Pemijatan Payudara untuk Kesehatan dan Atasi Kanker

Struktur dasar payudara terdiri dari lemak dan kelenjar, dipasang ke dinding dada perempuan dengan sistem halus ligamen. Sirkulasi pada payudara kurang lebih sama dengan bagian tubuh lainnya yang terdiri dari arteri, vena, dan pembuluh limfatik.

Singkatnya, arteri membawa darah segar ke sel-sel itu membawa bersama-sama dengan nutrisi bahwa payudara dan kebutuhan jaringan kesehatan yang tepat. Vena membawa darah kembali dari sel bersama dengan sampah sel-sel dan racun. Limfatik dirancang untuk mengembalikan toksin dan bahan-bahan limbah lainnya yang terletak di interselular cairan di antara sel.

Manfaat Pemijatan Payudara:

Bentuk pencegahan dan deteksi dini
Pijat payudara diketahui dapat membantu deteksi dini jika ada benjolan atau kelainan pada payudara. Deteksi dini akan menjadi kunci untuk menyelamatkan nyawa. Untuk itu pijatlah payudara secara teratur dan penyelidikan ditambah jika berusia di atas 40 tahun sebagai bentuk pencegahan.

Manfaat pijat payudara untuk kesehatan

Manfaat kesehatan yang diperoleh dari pijat payudara mampu menghilangkan racun dari sistem limfatik tubuh, karena racun menghambat sirkulasi yang sehat pada payudara. Pijat ini juga merangsang sistem limfatik drainase yang menghasilkan bahaya produk limbah dan memungkinkan lebih banyak nutrisi ke jaringan payudara.


Pijat payudara dapat memperlancar ASI

Pijat payudara sementara wanita hamil, yang bertujuan untuk memperkuat dan melenturkan puting dan merangsang kelenjar-kelenjar dalam ASI sehingga nantinya dapat menghasilkan ASI dan lancar. Pijat dapat dimulai setelah usia 7 bulan kehamilan.

Pijat payudara juga bisa dilakukan setelah melahirkan yang bertujuan untuk merangsang dan meningkatkan volume ASI, serta mencegah pembengkakan payudara. Pijat payudara dapat dimulai setelah hari kedua kerja.

Menjaga bentuk payudara

Pijat payudara bermanfaat untuk menjaga bentuk payudara dan mencegahnya agar tidak kendur. Hal ini karena pijat payudara bisa merangsang sirkulasi yang diperlukan dalam menjaga jaringan payudara sehat, serta memperkuat ketahanan jaringan otot dan membangun ketahanan pada ligamen. Selain itu, pijat ini juga membuat payudara menjadi lebih kencang sehingga tidak melorot, hasilnya akan memiliki garis payudara yang lebih menarik.

Manfaat terapis

Pijat payudara juga bisa menjadi teknik penyembuhan yang baik untuk rasa sakit atau nyeri di payudara, termasuk yang berhubungan dengan jaringan parut, karena sentuhan lembut dan pijat dapat menjadi terapi atau terapi. Pijatan ini dapat mengurangi pembengkakan dan rasa sakit pada payudara serta relaksasi kekakuan atau ketegangan pada ligamen.

Manfaat Pijat Payudara

Teknik Pemijatan Payudara untuk mendapatkan manfaat kesehatan tersebut di atas, anda dapat latihan teknik pemijatan payudara secara rutin dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Dengan menggunakan kedua telapak tangan, lakukan gerakan dengan tekanan sedang dari bawah ke atas, di antara kedua payudara Anda. Lakukan gerakan 4-5 kali.

2. Tekan dengan lembut bagian puting payudara kanan Anda dengan jari, kemudian pijatlah dengan 2 jari tangan kiri Anda ke arah luar. Lakukan seperti tadi untuk payudara kiri.

3. Letakkan kedua telapak tangan Anda di atas payudara kanan, kemudian lakukan gerakan memutar sambil di arahkan ke atas. Lakukan seperti tadi untuk payudara kiri.

4. Letakkan kedua telapak tangan di masing-masing payudara (bagian bawah garis payudara), dengan ibu jari menekan bagian bawah payudara, buat gerakan ke arah dalam.

5. Letakkan kedua telapak tangan di masing-masing payudara (bagian bawah garis payudara), dengan ibu jari menekan bagian atas payudara, buat gerakan ke arah dalam (seperti merangkum ke arah tengah).

6. Letakkan kedua telapak tangan di masing-masing payudara (bagian bawah garis payudara), dengan ibu jari menekan bagian atas payudara, gerakkan hanya ibu jari saja ke arah dalam (empat jari lain menyangga bawah payudara).

SEMOGA BERMN\ANFAAT :)

Previous
Next Post »