Jumat, 02 Januari 2015

Stiker Keluarga di Kaca Mobil Hanya Eksistensi Happy Family

Stiker Keluarga di Kaca Mobil Hanya Eksistensi Happy Family
Stiker Keluarga di Kaca Mobil Hanya Eksistensi Happy Family - Memasang stiker anggota keluarga di kaca belakang mobil, awalnya menjadi tren bagi mobil-mobil MPV (Multi Purposes Vehicle) di Indonesia yang ingin tampil berbeda. Maksudnya memang baik, karena menunjukkan bahwa mobil ini yang memiliki majikan yang happy family.

Lalu mengapa stiker anggota keluarga yang tertempel di kaca belakang dianggap berbahaya? "Mungkin karena memang ada informasi yang dititipkan pada stiker tersebut, sehingga dianggap memancing niat orang berbuat jahat," ujar Syakur Usman, Humas Avanza-Xenia Indonesia Club (AXIC).

Lebih lanjut menurut Syakur, bahwa pemasangan stiker anggota keluarga yang biasanya ditempatkan pada kaca belakang mobil, bukan penyebab utama. Malahan penyebab lainnya ia anggap adalah keteledoran sang pemilik mobil.

"Pemasangan stiker anggota keluarga di kaca belakang mobil itu, sebenarnya tren eksistensi dari para pengguna kendaraan keluarga seperti MPV. Ya sejauh ini wajar saja, soalnya memang lagi tren untuk menunjukkan eksistensi happy family gitu. Kalau dikatakan memancing kejahatan, ya enggak juga sih! Kejahatan itu kan terjadi karena ada kesempatan yang diberikan, bukan karena stiker anggota keluarga seperti ini."

"Kesempatan bisa dalam bentuk keteledoran pengendara, misalnya meninggalkan anak-anak sementara waktu tanpa didampingi orang dewasa. Meski hanya sebentar tapi itu sudah jadi kesempatan. Di teman-teman komunitas sendiri sih tidak pernah terjadi kejahatan karena mereka menggunakan stiker anggota keluarga di kaca belakang mobil," ceritanya.

Kemudian pemasangan stiker tanda keluar-masuk sebuah kompleks perumahan atau perkantoran, juga sempat dianggap masalah. Namun bagi pria peramah ini itu juga bukan jadi penyebab utamanya.

"Jujur saja, saya sendiri menggunakan stiker kompleks perumahan. Kemudian juga kantor, tapi itu bukan penyebab terjadinya kejahatan. Melainkan kecerobohan pengendara saja. Misalnya menaruh barang yang gampang terlihat dari luar, misalnya HP di dashboard, atau tas dekat jendela yang terbuka. Jadi, yang perlu sebaiknya harus selalu waspada," pungkasnya.
-metrotvnews-

Previous
Next Post »