Kamis, 30 April 2015

4 Tips Menambah Berat Badan Anak

Para orang tua pasti khawatir ketika mengetahui anaknya tidak memiliki berat badan yang ideal, baik terlalu kurus maupun obesitas. Gizi tampaknya menjadi hal yang sangat signifikan bagi tumbuh kembang anak, khususnya berat badan.

Pada keadaan anak yang mempunyai perawakan kecil atau berat badan yang kurang, kemungkinan mereka kekurangan asupan gizi. Untuk mengetahui kondisi tersebut dapat dilakukan dengan pengukuran indeks massa tubuh (IMT) lewat perbandingan tinggi serta berat badan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menambah berat badan anak tanpa mengkonsumsi obat dari dokter, antara lain:

1. Membuat rencana jadwal dan pola makan
Membuat jadwal dan pola makan dimaksudkan untuk memberikan anak makanan bergizi 4 sehat 5 sempurna. Hal ini juga bermanfaat untuk pembelajaran kepada anak untuk mengetahui pentingnya mendapatkan asupan gizi bagi pertumbuhan. Beberapa jenis makanan dengan kalori tinggi, yakni keju, susu, telur, yoghurt, roti, pasta, macaroni, sereal dan kentang. Usahakan libatkan anak dalam menyusun jadwal dan pola makan, agar orang tua tahu apa yang diinginkan dan tidak diinginkan sang anak.

2. Konsumsi lemak sehat
Tidak semua lemak dihindari oleh tubuh, bahkan disalah satu sisi lemak sangat dibutuhkan. Pemilihan lemak baik untuk tumbuh kembang anak sangatlah penting, ini berarti membantu anak mendapatkan kalori yang dibutuhkan untuk menambah berat badan. Jika orang tua hanya mengetahui mentega dan margarin sebagai sumber lemak, maka segera gantilah lemak tersebut dengan lemak sehat yang berasal dari kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, safflower dan canola.

3. Biasakan anak meminum jus buah
Jika anak susah untuk memakan makanan berat seperti nasi, bukan berarti tidak ada asupan gizi lainnya yang masuk. Orang tua dapat menggantinya dengan memberikan jus buah setiap hari. Berikan jus buah yang bervariasi setiap harinya agar anak tidak merasa bosan. Misalnya menambahkan campuran stroberi, pisang, blueberry, atau bisa tambahkan yoghurt. Pemakaian gula pada jus buah tidak dilarang, namun alangkah baiknya jika jus tersebut menggunakan pemanis alami seperti madu.

4. Hindari junk food
Lemak jenuh dengan kadar tinggi banyak terdapat pada makan cepat saji atau lebih dikenal sebagai junk food. Hindari memberikan anak makanan ini jika tidak ingin obesitas terjadi pada anak. Junk food mempunyai kadar lemak jenuh tinggi, namun kalori yang dihasilkan sedikit. Jadi walaupun anak terlihat gemuk, namun di dalam tubuhnya menjadi tidak sehat. Ada 3 jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, yakni lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda dan lemak jenuh, sedangkan pada junk food hanya memiliki lemak jenuh saja. - Kabarmaya.com –

Previous
Next Post »