Rabu, 08 April 2015

Awas! Berebas Tengah Banyak Maling

Selama Maret, kasus kejahatan di Kota Bontang cukup tinggi. Dalam tempo sebulan, ada 44 kasus kriminalitas di tiga kecamatan yang dilaporkan ke Polres Bontang. Itu belum termasuk Muara Badak dan Marangkayu, yang secara administrasi masuk wilayah Pemkab Kukar, namun berada di wilayah hukum Polres Bontang. (lihat infografis)

Berdasarkan data analisis dan evaluasi (anev) Polres Bontang, Kelurahan Berebas Tengah menjadi penyumbang kasus terbanyak. Di kelurahan itu dilaporkan terjadi sembilan kasus.

Tindak kejahatan yang berasal dari kelurahan berpenduduk 14.311 jiwa (data 2014) itu meliputi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), perjudian, penganiayaan, pencabulan, penggelapan, narkoba, pencemaran nama baik, dan penipuan.

Kemudian, kasus kejahatan terbanyak kedua ditempati tiga kelurahan, yakni Api-Api, Gunung Elai, dan Tanjung Laut. Masing-masing kelurahan “menyumbang” tujuh laporan kejahatan. Kasus yang menonjol, antara lain curanmor, curat, dan pencurian dengan kekerasan (curas).

Kapolres Bontang AKBP Heri Sasangka, melalui Kasubag Humas Iptu Kalvien mengatakan, untuk menekan angka tersebut, deteksi dini telah dilakukan. Tak hanya itu, kegiatan rutin, seperti patroli, razia, dan sosialisasi kepada masyarakat juga digiatkan.

“Meski demikian, selama Maret, ada tiga kelurahan yang bersih dari laporan kriminalitas, yakni Berbas Pantai, Bontang Lestari, dan Gunung Telihan. Kalaupun ada persoalan, biasanya diselesaikan secara kekeluargaan,” sebut Kalvien.

Meski demikian, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. “Untuk menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), juga dibutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat,” tegasnya. (gun/kpnn/ica/k11/kaltimpost)

Previous
Next Post »