Rabu, 22 April 2015

Kenapa Usaha Baru Bisa Gagal?

Dari banyaknya orang yang memulai startup atau usaha rintisan, sebagian besar pasti akan mengalami kegagalan dengan beragam skala dan tingkatan. Dikatakan oleh Antonius Tanan dari Universitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC) bahwa ada 5 alasan utama mengapa startup bisa gagal berdasarkan sebuah survei.

  1. Tidak ada pasar yang membutuhkan: Sebanyak 42% kasus kegagalan startup terjadi dipicu karena para pelanggan yang menjadi pasar bagi produk/ jasa yang dijual itu tidak ada atau terlalu sedikit untuk menopang kelangsungan hidup startup tersebut.
  2. Kehabisan uang tunai: Sebanyak 29% kasus kegagalan startup kemudian disebabkan oleh kurangnya perencanaan yang tepat dan jitu oleh para entrepreneur yang mengendalikannya. Meski tindakan dikatakan sebagai bagian tak terpisahkan dari berwirausaha, seorang entrepreneur juga mesti tidak mengabaikan perencanaan yang matang dalam bekerja.
  3. Bukan tim yang tepat: Sebanyak 23% startup gagal karena sudah gagal dalam mendapatkan tim terbaik mereka. Persiapan dalam membangun tim yang unggul menjadi pondasi yang mutlak diperlukan sebuah startup untuk unggul, melejit di depan para pesaingnya.
  4. Dikalahkan pesaing: Sebanyak 19% kegagalan juga bisa dikarenakan oleh kegagalan dalam eksekusi ide bisnis di lapangan atau pasar. Percuma saja memiliki ide bisnis yang sempurna dan ideal di benak kita tetapi saat diluncurkan di pasar tidak bisa bertahan dan diabaikan para konsumen yang menjadi target.
  5. Penentuan harga/ masalah biaya: Masalah penentuan harga bisa menentukan berhasil tidaknya sebuah startup bertahan dan berkembang. Dalam survei itu, diketahui ada 18% startup gagal dalam fase persiapan dan perencanaannya sehingga kegagalan tidak bisa diantisipasi, apalagi dihindari.

Previous
Next Post »