Minggu, 12 April 2015

Kiat Sukses Bisnis Cafe Kuliner Ala Fajar Alam

Ingin membagikan pengalaman, strategi bisnis, sekaligus motivasi kepada mereka yang ingin memulai bisnis di bidang kuliner.

Itulah niat Fajar Alam Setiabudi (32) membukukan pengalamannya - berwirausaha lewat jualan Lele Crispy - dalam buku berjudul '7 Resep Rahasia Bisnis Kuliner.

Fajar mengatakan, banyak orang yang ingin memulai bisnis terlalu memikirkan perencanaan, yang akhirnya perencanaan itu menggagalkan impian membangun bisnis.

"Banyak teman-teman mau usaha tapi cuma rencana terbentur segala macem, salah satunya modal. Kalau saya langsung saja nggak nato (no action talk only). Usaha ini nggak pakai hitung-hitungan, mengalir saja yang penting niat. Pengalaman itu yang saya tuangkan di buku ini. Istilahnya sharing ke pebisnis baru," kata Fajar saat peluncuran bukunya di Lele Crispy, kawasan Tebet Barat IV No.12, Tebet, Jakarta Selatan baru-baru ini.

Dalam penggarapan bukunya ini, pria lulusan sekolah Perhotelan Trisakti tersebut menggandeng penulis Brili Agung.

Fajar menjelaskan, buku '7 Resep Rahasia Bisnis Kuliner' ini menargetkan pembaca dari kalangan usia muda. Oleh sebab itu ia mengemasnya sebagai bacaan ringan dan mudah dimengerti.

"Buku ini tidak seperti buku bisnis pada umumnya. Saya menyelipkan komik bergambar dengan cerita humor. Ini buku bisnis pertama yang menyertai cerita bergambar di dalamnya," katanya.

Sementara itu, Brili Agung mengatakan, jika membandingkan dengan buku sejenis, buku ini cenderung lebih aplikatif. "Buku bisnis lain biasanya lebih banyak motivasi dan belum tentu penulisnya itu praktisi bisnis atau terjun ke bisnis sebenarnya. Kalau mas Fajar benar-benar dari nol mulai dari karyawan sampai resign, akhirnya dia ngajak istrinya resign. Sekarang omzetnya sudah mencapai ratusan juta per bulan," katanya.

Fajar menambahkan, dalam buku ini semua dikupas tuntas, maksudnya pembaca tidak hanya tergugah untuk memulai bisnis, tapi dengan buku ini mereka juga tahu langkah-langkah yang harus ditempuh.

"Buku ini spesifik banget, tidak semua bisnis diambil tapi hanya kuliner. Tidak semua umur disasar tapi muda dan dewasa muda. Inilah yang menjadikan buku ini masterpiece. Cetakan 3.000 eksemplar," kata Fajar.

Sekadar diketahui, usaha kuliner Lele Crispy bagi Fajar merupakan mimpi yang akhirnya terwujud.

Sejak kelas 2 SD, Fajar sudah bermimpi memiliki restoran sendiri. Fajar yang hobi memasak sejak kelas 1 SD pernah bekerja sebagai staf dapur uji coba di salah satu tabloid nasional.

Selama bekerja, dia memasak berbagai menu mulai dari masakan Eropa, Asia, hingga tradisional. Pengalaman itu semakin menambah kemampuan Fajar dalam hal menyiapkan hidangan.

Suatu ketika Fajar makan menu lele di sebuah warung makan di Depok. Menurutnya, rasa dari menu tersebut tidak terlalu istimewa namun ramai pengunjung. Seketika impian memiliki restoran kembali bangkit. Dia lantas berkreasi dengan bahan baku lele sehingga terciptalah lele kremes gurih dan renyah yang bisa dimakan hingga tulang.

Kenapa harus lele?
"Pertama lele itu tradisional banget, makanan merakyat. Basik yang saya kuasai banget memang makanan Eropa. Tapi kalau dalam bisnis makanan Eropa pasarnya sempit. Saya yang sudah tahu rasa bahan bakunya nggak enak kalau diganti. Karena mengejar murah, bahan baku saya ganti, rasanya sudah nggak otentik," tuturnya.

"Kalau pakai bahan baku aslinya harganya mahal otomatis harga jual juga mahal. Saya harus punya modal gede. Bisnis yang saya pikir aman makanan yang memang sudah merakyat semua kalangan tahu dan semua umur suka. Orang pun nggak ada yang alergi. Makanya saya ambil lele," imbuhnya.

Tepat pada Maret 2010, Fajar membuka warung makan Lele Crispy di garasi rumahnya di daerah Tebet dengan modal Rp 5 juta. Dengan telaten, Fajar membangun Lele Crispy sampai dia rela. Setiap tahun selalu ada perbaikan di warung makannya.

Kini Lele Crispy cabang Tebet mampu meraup omzet memdekati Rp 300 juta per bulan. Tak heran bila akhirnya Fajar bisa memenuhi satu lagi impian lamanya, yaitu membeli motor Harley-Davidson.

Di tahun keempat Lele Crispy juga berhasil mengembangkan bisnis dengan sistem kemitraan. Saat ini sudah ada empat cabang Lele Crispy yang tersebar di Jakarta.

Previous
Next Post »