Kamis, 09 April 2015

Octa Viantary Model Cantik Yang Jadi Ketua RW Di Jogja

Octa Viantary (23) yang biasa disapa Vian, menjadi buah bibir warga Tegalpanggung Danurejan, Yogyakarta. Sebab gadis cantik yang merupakan finalis sebuah ajang pemilihan model itu terpilih menjadi ketua RW di Kecamatan Danurejan. Octa Viantary tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Octa mengaku, saat terpilih menjadi ketua RW 13 Tegalpanggung Danurejan, bermula dari gurauan ibu-ibu yang mencalonkannya supaya berbeda dari sosok ketua RW pada umumnya. Karena jabatan menjadi ketua rukun warga biasanya identik dengan tokoh yang berusia tua.

Pada saat pemilihan ketua RW Octa bersaing melawan tiga kandidat lainnya. Tepat pada 31 Maret 2015 lalu, dara berparas cantik ini terpilih menjadi Ketua RW 13 Tegalpanggung.

"Saya kan sering ngobrol bareng ibu-ibu, ya diusulkan agar daftar. Tapi, saya mikirnya hanya bercanda. Nah sebenarnya bapak (ayah Octa) yang digadang-gadang untuk jadi ketua RW. Hanya, bapak tidak bersedia," ujar Octa.

Berawal dari obrolan ibu-ibu itulah, dukungan warga akhirnya terus mengalir agar Octa maju dalam bursa pencalonan ketua RW. Melihat begitu besar antusiasme warga dia pun membulatkan tekadnya untuk maju.

"Malam sebelum pendaftaran ditutup, saya memutuskan maju. Ya tentu karena warga menginginkan dan mendukung," ucap dia.

Kata dia pada saat itu dari empat calon yang maju dalam bursa ketua RW saat itu hanya dia yang paling muda dan bahkan jeda usianya terpaut jauh dengan kandidat lainnya. Meski paling muda, wanita mantan finalis model majalah Aneka Yess 2006 semakin mantap untuk maju dan membuat perubahan dengan semangat mudanya.

"Tiga itu bapak-bapak, ada yang sudah punya cucu juga. Tapi, saatnya yang muda yang maju dan bergerak untuk perubahan," ucap dia.

Alhasil, Octa Viantari berhasil terpilih menjadi Ketua RW 13 Tegalpanggung. Wanita yang nyambi jadi guru ekstrakurikuler modeling di SMP Immaculata Yogyakarta ini memperoleh total 42 suara dari total pemilih 105 orang.

"Saya diberikan kepercayaan oleh warga. Dilantiknya baru kemarin 31 Maret," ujar dia.

Perempuan kelahiran 27 Oktober 1991 ini mengaku tidak terbebani dengan jabatan ketua RW meski saat ini dia sedang mengerjakan skripsi. Selama ini, dia mengaku dekat dengan warga, baik ibu-ibu maupun bapak-bapak.

Kata dia, bahkan kalau ada acara di kampung selalu mengajari anak-anak menari, menyanyi, kemudian belajar make-up. "Kan kebetulan saya juga mengajar semua itu dan modeling," tutur dia.

Dikutip dari akun Facebook-nya Octa pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang yang telah mendukungnya menjadi ketua RW di Tegalpanggung. Ucapan itu diposting pada tanggal 7 April 2015.

"Aku tidak akan seperti ini tanpa dukungan orang-orang yang menyayangiku, orangtuaku, mia, pacarku, keluarga jambu, keluarga Violet Cathering, Om Mufti, Nantinyacreativestudio, sahabat-sahabatku, Murid-muridku di Immaculata, semua orang yang membantu aku dan tentunya warga RW 13 Tegalpanggung," tulisnya.

Previous
Next Post »