Kamis, 23 April 2015

[ Pilwali Bontang ] Pencitraan Ala Jokowi Mulai Terlihat

PESAING terkuat Adi Darma adalah Andi Harun. Andi sudah hampir dipastikan menjadi bakal calon wali kota dari Golkar. Golkar tak terlalu ambil pusing untuk berkoalisi dengan partai lainnya. Dengan kekuatan lima kursi di parlemen, langkah Andi makin mudah.

Yang menjadi penentu adalah, siapa wakil Andi Harun? Pria ini menutup sangat rapat informasi siapa yang akan mendampinginya di pilwali nanti. Kepada media beberapa waktu lalu, Andi menyebut bahwa dirinya sudah memiliki lebih dari tiga nama.

Urusan memilih pendamping, Andi memang sangat berhitung. Dia harus memilih pendamping yang benar-benar paham Bontang. Itu untuk membantunya beradaptasi memahami peta di Bontang. Status Andi yang bukan orang Bontang asli harus sangat selektif memilih pendamping.

“Ada banyak nama. Semua masih dikomunikasikan. Ada satu nama yang baru masuk. Dia tokoh politik di Bontang. Tapi sekali lagi, masih menunggu survei,” ungkapnya.

Kubu lainnya adalah Sudarsono. Lewat Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang memiliki tiga kursi di parlemen juga terus menggalang dukungan. Dengan komposisi yang ada sekarang, Darsono memiliki paket ideal pada diri Ubayya Bengawan. Tiga kursi milik NasDem di parlemen akan cukup bila ditambah dengan dua kursi dari Demokrat.

“Semua mungkin saja. Soal koalisi, tidak ada yang tak mungkin,” kata Ubayya. Ubayya sendiri telah sah ditetapkan oleh partainya menjadi bakal calon wakil wali kota. Bargainingnya tentu saja, siapapun yang berminat meminang Demokrat, pendampingnya adalah Ubayya.

Previous
Next Post »