Rabu, 08 April 2015

Ritual-Ritual Aneh Menjelang Ujian Nasional

Ada-ada saja kelakuan siswa dalam menghadapi ujian nasional (UN). Demi mengharap sukses, banyak siswa melakukan berbagai ritual aneh menjelang Ujian Nasional (UN).

Berikut ini, ritual-ritual aneh menjelang UN, seperti dirangkum Okezone, Selasa (7/4/2015).

1. Ritual brobosan

Ritual ini mengharuskan siswa keluar rumah melalui kolong kaki ibunda. Salah satu siswa di Pamekasan melakukan ritual brobosan sebanyak tiga kali ketika akan berangkat sekolah untuk mengikuti UN. Tujuannya, meminta restu sang ibu agar dia lancar mengerjakan soal.

Filosofi brobosan adalah melalui kedua kaki ibu, seperti yang terjadi saat manusia baru lahir ke dunia. Selain meminta restu, ritual ini dimaksudkan agar si anak memahami pengorbanan hidup mati ibunya.

2. Jampi-jampi pensil

Di Jombang, siswa sebuah madrasah aliyah (MA) menjampi-jampi pensil yang akan mereka gunakan untuk ujian. Tujuannya sama, yaitu mengharapkan kelancaran saat UN karena meski sudah belajar keras, siswa tetap merasa kurang percaya diri.

3. Minum air putih dicampur dengan abu dari kertas yang dibakar usai belajar

Ada juga siswa yang melakukan ritual aneh dengan meminum air putih dicampur dengan abu dari kertas pelajaran yang dibakar usai belajar. Para siswa meminum air itu agar tetap percaya diri saat menghadapi soal UN.

4. Guru basuh kaki siswa dan sungkeman

Ritual menjelang UN ini tidak biasa karena para guru dan orangtua membasuh kaki siswa dan anak mereka. Biasanya, anaklah yang membasuh kaki orangtua. Ritual ini dilanjutkan dengan sungkeman para peserta UN ke orangtua dan guru untuk meminta doa restu agar bisa menjalani UN dengan lancar.

5. Mandi kembang

Siswa di sebuah sekolah melakukan mandi kembang agar siap menghadapi UN. Tetapi, para siswa tidak mengguyur tubuhnya dengan air kembang, hanya membasuh tangan dan wajah mereka. Ritual itu dilakukan setelah semua murid selesai berdoa bersama dan bersalaman dengan kepala sekolah beserta para guru.

Pihak sekolah berdalih, ritual membasuh tangan dan wajah dengan menggunakan air kembang hanya pelengkap dan tidak ada unsur mistis. Diharapkan, dengan mencuci tangan dan wajah dengan air kembang para siswa pun menjadi rileks dan tidak stres.

Previous
Next Post »