Kamis, 09 April 2015

Tahukah Kamu Bahaya Kencing Sambil Berdiri?

Banyak kita lihat di toilet umum khususnya toilet laki-laki menyediakan tempat buang air seni/buang air kecil atau istilah umumnya kencing dengan posisi berdiri.

Tentu sepertinya kegiatan buang hajat ini seperti remeh temeh. Tetapi kita tidak tahu bahwa ada bahaya yang mengincar bagi seseorang yang kencing sambil berdiri. Dan ini berlaku bagi laki-laki maupun wanita.

Dilansir situs kesehatan efeksamping.com, kegiatan buang hajat air seni merupakan pembuangan kotoran atau racun dalam tubuh.

Bahkan untuk mengetahui seseorang mengalami dehidarasi bisa dilihat dari warna air seni.Lantas apa yang bahaya yang mengintai seseorang kencing berdiri sehingga itu menjadi larangan. Apalagi bagi umat Islam yang memiliki tuntunan dari Rasulullah.

Dengan keras Rasullah melarang umatnya kencing berdiri.

Diriwayatkan dalam oleh Aisyah radhiyallahu “anha, dimana beliau berkata, “Siapa yang bilang bahwa Rasullah kecing sambil berdiri, jangan dibenarkan. Beliau tidak pernah kencing sambil berdiri, Rasullah tidak pernah kecing sambil berdiri semenjak diturunkan padanya Al-Quran.



Tentu islam tidak mungkin melarang jika tidak ada bahayanya. Nah mari kita cermati bahaya atau efek samping kecing berdiri. Dalam dunia kedokteran, kencing sambil berdiri adalah penyebab utama kencing batu.

Dan kencing berdiri juga merupakan penyebab lemah syahwat pada pria khususnya.

Bagi umat islam, kebanyakan setelah kencing sambil berdiri, mereka akan segera mengambil wudhu dan sholat. Karena dalam sholat ada gerakan sujud, rukuk dan gerakan itu biasanya memancing sisa kotoran keluar dari kemaluan.

Itu biasanya adalah sisa air seni yang terpencar karena kencing sambil berdiri tadi. Jika hal itu terjadi, tentu ibadah anda tidak sah.

Dan anda harus mengulang kembali serta membersihkan tubuh anda dari hadis kecil dan hadis besar.

Efek samping lain adalah para pria yang kencing sambil berdiri akan mudah terkena lemah syahwat,. Kok bisa?, Karena sisa air seni mengakibatkan kelenjer otot-otot dan urat halus sekitar zakar menjadi lembek dan kendur.

Berbeda bila anda buang air sambil jongkok, hal itu tidak akan terjadi karena keadaan tulang paha kiri dan kanan akan merenggangkan himpitan buah zakar.

Buang air dengan cara jongkok sebenarnya menyehatkan karena sekitar otot buah zakar akan terpelihara dan air senipun akan terbuang hingga habis tanpa perlu terpencar.

Penyakit kencing batu yang disebabkan oleh kencing berdiripun tak main-main. Karena batu karang yang berada dalam ginjal atau kantong seni adalah sisa dari air seni yang tidak terbuang habis.

Endapan itulah yang akhirnya mengkristal dan menyebabkan batu ginjal. Sayang sekali bukan jika anda sebagai kaum lelaki mengorbankan kesehatan karena anda menganggap hal itu sepele.

Hadis riwayat Ibnu Abbas RA berkata, Rasulullah Pernah melewati dua buah kuburan, lalu beliau bersabda, "Ingat, sesungguhnya dua mayat ini sedang disiksa, namun bukan karena dosa besar. Yang satu di siksa karena dia dulu suka mengadu domba. Sedang yang satu disiksa karena dirinya tidak membersihkan diri dari sisa kencingnya.

Kemudian beliau meminta pelepah daun kurmadan dipotongnya menjadi dua. Setelah itu beliau menancapkan salah satunya lagi pada kuburan yang lain dengan bersabda "Semoga pelepah itu dapat meringankan siksanya, selama belum kering (Shahih Muslim no.439).

Itulah alasan Rasulullah SAW melarang umatnya untuk kencing sambil berdiri. Sehingga Nabi Shalaillahu ‘Alaihu Wasalam sering mengingatkan dalam sabdanya.

“Hati-hatilah dalam masalah kencing karena kebanyakan siksa kubur dikarenakan tidak berhati-hati dalam kencing. Selain itu study di Amerika juga menganjurkan untuk selalu menggunukan alas kaki ketika memasuki wc, karena dalam kamar mandi terdapat virus type Americanus yang bisa masuk lewat telapak kaki dan virus tersebut lama-kelamaan akan naik ke kepala dan merusak jaringan otak sehingga sehingga menyebabkan otak menjadi lemah dan pikun. Sekian artikel yang mengangkat judul Inilah efek samping kecing berdiri yang harus anda pahami.

Ternyata Islam sangat memperhatikan umatnya. Tak heran jika Al-quran adalah pedoman umat manusia karena selalu memberi kebaikan bagi umatnya. Apakah kita masih kencing berdiri setelah membaca hal ini.?

Previous
Next Post »