Senin, 27 April 2015

Tahukah Kamu? Menangis Ternyata Bisa Membunuh Bakteri

Pernahkah kaian menangis? Pasti setiap orang pernah merasakan saat-saat dimana suasana yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan, sehingga mood kita menurun dan alhasil menangis. Banyak yang menganggap kalau kita menangis dibilang “cengeng atau anak manja” dan sebutan-sebutan lainnya. Air mata yang kita keluarkan ternyata memiliki manfaat. Menangis bukanlah sesuatu hal yang perlu disembunyikan dan tidak selalu berdampak negatif, ternyata banyak manfaat ketika kita sedang menangis, manfaat bagi kesehatan tubuh dan pikiran kita. Asalkan, jangan berlarut-larut dalam kesedihan, segala sesuatu yang dilakukan dengan berlebihan pasti menimbulkan dampak negatif bagi pelakunya.

Menangis adalah sebuah respon fisik dari seseorang akibat refleks ataupun gejolak emosi yang sedang dialami atau dirasakan oleh seseorang. Pada saat menangis secara tidak langsung kita mengirimkan sinyal kepada orang lain yang melihat bahwa kita sedang merasakan kesedihan yang mendalam atau sedang merasakan perasaan yang tidak nyaman. Berikut beberapa manfaat ketika kita sedang menangis, dilansir dari kompasiana.com

1. Dapat membantu penglihatan

Cairan yang dikeluarkan oleh mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang membuat mata menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri

Air mata juga memiliki fungsi sebagai antibakteri yang alami, tidak perlu menggunakan obat tetes mata. Dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh bakteri sekitar 90% - 95%. Bakteri-bakteri itu bisa berasal dari keyboard komputer, pegangan tangga, dan tempat-tempat lain yang mengandung bakteri.

3. Meningkatkan mood

Menangis bisa menurunkan tingkat depresi seseorang, karena dengan menangis seseorang bisa kembali menaikkan mood nya. Air mata yang dihasilkan dari menangis karena emosi, mengandung 24% protein albumin yang berguna dala meregulasi sistem metabolism tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Melegakan perasaan

Setelah menangis, sistem limbic, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu dapat membuat seseorang merasa lebih baik dan lega.

Seperti yang dialami oleh Renada (18), sering menangis karena hobinya menonton drama korea, terlalu menghayati film dan film tersebut dapat membawa emosi penontonnya, sehingga ia bisa menangis akibat film drama tersebut. Tak hanya menangis akibat drama korea, Renada juga seringkali menangis akibat mood nya yang turun.

“Sering menangis karena kesal sama seseorang dan tidak tahu harus berbuat apa. Menurut saya, sesekali manangis itu bagus, karena bisa menjadi alat perenungan diri dan menenangkan diri. Setelah menangis biasanya perasaan saya menjadi lebih baik dan jadi bisa mengetahui apa yang harus saya lakukan kedepannya,” ujar Renada.

Previous
Next Post »