Jumat, 24 April 2015

Waspadai Penipuan 'Suamimu Hamili Adikku'

Penipuan di Jepang jauh semakin meningkat akhir-akhir ini. Hampir setiap hari ini berita penipuan muncul di Jepang. Kemarin (23/4/2015) polisi menggerebek kantor mafia Jepang - Yakuza - dari kelompok Inagawa-kai di Funabashi, Chiba, karena salah seorang anggotanya, Sugo Daisuke(46) beserta dua orang lain, terbukti melakukan penipuan (sagi).

"Kejadian sebenarnya Oktober tahun lalu. Setelah kami peroleh semua bukti kuat barulah kami tangkap si pelaku Kamis ini (23/4/2015)," papar sumber Tribunnews.com pagi ini (24/4/2015).

Sugo dengan anak buahnya berpura-pura seperti lelaki kakak seorang wanita yang mau ditipunya, tinggal di Kotoku, Tokyo. Wanita itu ditelepon bahwa suaminya menyeleweng dengan wanita lain dan telah hamil.

Supaya tidak ketahuan orang lain dan menyelesaikan masalah dengan wanita yang dihamili, perlu uang damai satu juta yen. Karena disangka kakaknya, dan percaya, sang wanita yang tak mau suaminya tercemar dan agar kembali kepadanya, uang satu juta yen ditransfer korban ke bank yang di minta si penipu (berpura-pura seperti kakak kandungnya).

Penyelidikan polisi sejak tiga tahun terakhir ini, Sugo telah menipu banyak orang dan dia telah memperoleh sekitar 37 juta yen atas hasil penipuan lewat telpon (Furikomi Sagi) selama ini, tambahnya.

Kepada polisi Sugo mengakui perbuatannya.

Penipuan lewat telpon ini per tahun 2008 kerugian akibat kasus Furikomi Sagi hampir mencapai 27 miliar yen setahun. Tahun 2000 mencapai 8,2 miliar yen.

Kemudian menurut Toyo Keizai, tahun 2012 antara Januari - Oktober (10 bulan) saja jumlah korban yang kehilangan uang akibat FS sudah mencapai 12,34 miliar yen. Dengan demikian terjadi kenaikan atau pertambahan jumlah penipuan dan jumlah kerugian kembali akhir-akhir ini di masyarakat Jepang. Paling banyak yang tertipu adalah kalangan usia 60-70 tahunan.

Previous
Next Post »