Selasa, 19 Mei 2015

Hi Bunda Cantik! Waspada Ya, Suami Anda Sumber Penyakit Anda

ANDA tidak akan pernah bosan pada suami Anda, kecuali ketika dia memonopoli televisi. Namun penelitian menemukan bahwa mungkin suami Anda akan membuat Anda sakit tanpa Anda sadari.

Meskipun menikah umumnya dikaitkan dengan kesehatan yang lebih baik, tetapi kebersamaan Anda dengan sang suami ternyata juga mendatangkan beberapa efek samping tak terduga.

Dilansir dari Womens Health Magazine, Minggu (17/5), ada beberapa cara suami Anda bisa membuat Anda menjadi sakit. Nah loh.

Suami Sumber Penyakit?

1. Dia membuat Anda gemuk.

Sebuah studi dari Southern Methodist University menemukan bahwa orang-orang yang berada dalam pernikahan bahagia lebih mungkin untuk mengalami obesitas. Para peneliti mengatakan bahwa kemungkinan karena jika Anda lajang, Anda lebih peduli tentang cara mengontrol berat badan. Tapi jika Anda sudah menikah Anda melupakan hal tersebut yang bisa menyebabkan masalah kesehatan Anda.

2. Dia membuat Anda minum lebih banyak.

Jika suami Anda suka mengonsumsi beberapa gelas bir setelah bekerja, maka Anda juga akan tertular kebiasaan suami Anda tersebut. Penelitian yang dipresentasikan pada American Sociological Association menemukan bahwa wanita yang sudah menikah dipengaruhi oleh pola minum suami mereka. Jadi jika Anda menikah dengan seorang peminum berat maka hal itu bisa menyebabkan Anda mengonsumsi tingkat berbahaya dari minuman keras tanpa Anda menyadarinya.

3. Janggutnya mungkin mengakibatkan Anda menderita penyakit kulit.

Para ahli mengatakan rambut wajah lebih kasar dari rambut normal yang berarti bahwa rambut di wajah bisa menjadi sarang kuman seperti di sekitar hidung dan mulut pria. Jika suami Anda menyentuh janggutnya dengan tangan kotor maka kuman lebih betah untuk berlama-lama di sekitar wajahnya dan membuatnya sakit. Dan hal itu bisa mengakibatkan kondisi kulit yang bisa menyebar ke Anda. Pastikan suami Anda mencuci rambut di wajah secara teratur.

4. Berdebat bisa membuat luka bertahan lebih lama.

Para peneliti dari Ohio State menemukan bahwa pasangan yang memiliki gaya bermusuhan dalam berkomunikasi akan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dibandingkan pasangan dengan gaya komunikasi yang lebih positif. Itu karena hormon oksitosin yang sering disebut hormon cinta membantu melindungi tubuh Anda. Jika Anda lebih bahagia maka Anda lebih cepat sembuh.

5. Seks bisa memberikan reaksi alergi.

Ini jarang terjadi, tapi beberapa wanita benar-benar secara fisik alergi terhadap seks. Mereka memiliki alergi protein mani yang mengakibatkan rasa gatal, terbakar dan nyeri mengerikan ketika mereka terkena protein dalam air mani suami mereka.

Previous
Next Post »