Minggu, 24 Mei 2015

Kejujuran Ubah Nasib Wanita Ini, Dulu Pemulung Kini Jadi Model

Hidup memang sulit, namun jujur menjadi satu hal terbaik yang dilakukan. Sikap jujur inilah kemudian yang mengubah hidup Ana dos Santos Cruz, ibu satu anak yang berada dari San Paulo, Brazil. Dari awalnya bekerja sebagai pemulung, kini ia bisa menjadi seorang model.

Setelah suaminya dipenjara karena narkoba, Ana berjuang sendiri untuk membesarkan putranya yang berusia 3 tahun. Ia bekerja sebagai pemulung, memilah-milah sampah di tempat pembuangan sampah di Barretos.

Ia sudah empat bulan bekerja di tempat pembuangan sampah ini. Setiap hari ia bekerja 10 jam sehari. Saat melakukan rutinitasnya ia menemukan amplop di dalam sebuah kantong plastik. Setelah diperiksa ternyata berisi cek senilai £52.000 atau lebih dari dari Rp 1 miliar lebih.

Cek itu ternyata donasi yang diberikan oleh seseorang untuk Rumah Sakit Kanker Kota Barretos. Keesokan harinya ia memutuskan untuk mengembalikan dan mengantarkan cek ini langsung ke rumah sakit.

"Saya tidak pernah berpikir untuk mengambil cek itu. Meskipun kehidupan saya sulit , pasien rumah sakit lebih membutuhkan dana itu,"ungkap Ana dos Santos Cruz kepada berita TV Lokal seperti yang diberitakan oleh Daily Mail, Jumat (22/5/2015).

Tindakan tanpa pamrih yang dilakukan oleh Ana ini kemudian membuat sebuah pusat perbelanjaan setempat terkesan. Mereka kemudian mengundang Ana untuk membintangi promo iklan di TV dan billboard yang akan diluncurkan minggu ini.

Mantan pemulung ini akan tampil dalam sebuah iklan bersama seorang model laki-laki untuk promo belanja jelang Hari Kasih Sayang Brazil yang diperingati pada 12 Juni.

Ana yang juga tengah menyelesaikan pendidikannya melalui sekolah malam juga mendapat banyak tawaran pekerjaan sebagai model dari agen-agen lokal. Baginya ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

"Anak saya mengatakan saya terlihat cantik dan ia sangat suka melihat wajah saya dalam iklan di billboard,"katanya.

Ia mengatakan sebelumnya ia tidak dilihat banyak orang. Kini orang-orang meminta tanda tangannya dan mengajaknya berbicara di Facebook. Saat menjadi pemulung ia bisa membawa pulang Rp 40 ribu per hari. Penghasilan yang didapat membuatnya tidka bisa menyewa tempat tinggal yang layak bagi ia dan anaknya. Dengan pekerjaan baru ini ia berharap dapat segera memiliki rumah untuk tempat tinggal mereka.

"Saya percaya bahkan kehidapan ke depan akan lebih baik. Hidup memang sulit, namun jujur selalu menjadi hal yang terbaik untuk dilakukan,"tambahnya. (*)

Previous
Next Post »