Selasa, 19 Mei 2015

Kekasih Masih Dekat dengan Mantan, Harus Bagaimana?

Semua orang memiliki masa lalu, termasuk kekasih Anda dengan wanita yang pernah menjalin hubungan dengannya. Namun, bagaimana jika ternyata kekasih masih rajin berkomunikasi dengan sang mantan? Selain cemburu, apa yang sebaiknya dilakukan?

"Selalu menjadi hal baik untuk melihat bagaimana hubungan kekasih Anda dana mantannya. Ini untuk mengukur seberapa siapnya dia dalam menjalin hubungan asmara dengan Anda," jelas April Masini, pakar hubungan percintaan dan pengarang buku Think and Date Like a Man.

Apabila ternyata kekasih Anda masih melakukan komunikasi yang intens dengan mantannya, ada beberapa hal yang disarankan Masini untuk Anda lakukan. Namun, dia mengingatkan supaya Anda memastikan segala kemungkinan dan tidak bertindak gegabah. Ini penting apabila hubungan yang Anda jalin dengan dia sudah berada pada tahap serius.

Pertama, jika mereka melakukan pekerjaan bersama, Anda bisa tenang apabila telah memastikan mereka berkomunikasi secara teratur dalam batas yang wajar. "Ini akan bertambah baik apabila mereka melakukan komunikasi yang wajar dengan percakapan yang tidak panjang," ujar Masini.

Hal yang harus Anda lakukan adalah tetap bersikap anggun dan menjaga jarak dari mereka. Masini menambahkan, penting juga untuk diingat bahwa Anda sebaiknya tidak memicu konflik dengan sang mantan. Namun, Anda pun tetap harus waspada, karena sang mantan bisa saja menjadi ancaman bagi hubungan Anda kapan saja.

"Pria terlibat dalam hubungan atas dasar berbagai alasan. Hanya karena dia membina hubungan dengan Anda, bukan berarti dia tidak melepaskan harapan bahwa mantan kekasihnya akan terus ada di sekitarnya atau sepenuhnya siap untuk menjalin hubungan yang mantap," imbuh Masini.

Masini mengatakan, bisa saja kekasih Anda menjalin persahabatan dengan sang mantan lantaran pernah menjalin hubungan dalam waktu yang lama. Namun, apabila kekasih langsung sigap membantu sang mantan kapanpun dengan alasan bahwa mereka bersahabat, ini menjadi peringatan bagi Anda.

"Artinya, si dia lebih terikat dengan mantannya ketimbang siap menjalin hubungan yang penuh makna dengan Anda," terang Masini. (Glamour/Kompas.com)

Previous
Next Post »