Selasa, 05 Mei 2015

Video Petualangan Sungai Mahakam

Melihat pemandangan yang menakjubkan. Dinding batu, air terjun, arus jeram yang sangat deras, menyusuri sungai yang terdapat bebatuan besar menjadi tantangan sekaligus pemandangan yang meesona saat bepergian ke hulu Sungai Mahakam.

Bagi pelancong yang ingin mencari kesenangan, berwisata ke alam yang masih asri, Sungai Mahakam memang cocok menjadi tujuan. Bagi sebagain lainnya, tantangan semacam itu menjadi pengalaman sehari-hari, karena sungai menjadi satu-satunya prasarana transportasi. Seperti dialami warga pedalaman Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.

"Pengalaman yang mendebarkan sekaligus menantang ketika melalui riam-riam di bagian hulu Sungai Mahakam," tulis Jonas Pablea, warga Samarinda, Kalimanan Timur melalui akun sosial, Fascebook.

Joanes mengunggah tiga potret. Dua objek foto berupa pemandangan indah dinding batu, dan satu lagi satu sejumlah orang menaiki speedboad, menlintasi arus jeram atau riam di Sungai Mahakam.

Jonas Pablea mengatakan, foto arung jeram ini dia potret ketika mudik ke Tiong Ohang dan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, awal Desember 2013. Baru-baru ini, dia 'berpetualang' ke desa- desa di pelosok Mahakam, sehingga teringat akan foto tersebut. "Hemmm itu foto lama kok... Hanya, yah nostalgia lewat riam kayak yang di gambar itu..." ujarnya.


Dody Lubur, temannya di jagad maya kemudian berkomentar, "Tes nyali bro. Aku pernah nnton videonya, ngeri juga tu."

Dody berkomentar lagi, "berapa botol minuman bro? hehehehe"

Jawab Jonas Pablea, "Jonas Pablea Botol minuman apa nih brooow hehe"

"Aku dengar, temanku yang di hulu, kalau mau lewati riam Mahakam, pasti minum dulu, biar hilang takutnya...." sahut Dody Lubur

"Haaaa, berarti kalah mereka itu ama nenek yang ikut speedboat. Suatu ketika motorisnya suruh kami turun dari speed dan lewat jalan pintas. Kami semua turun kecuali nenek nggak mau turun karena nggak kuat jalan. Jadi dia ikut melewati Riam Udang karena 'terpaksa' hahaha," kata Jonas Pablea.

Pengguna facebook lainnya, Sese Adriana menuliskan komentarnya. "Cukup menantang juga melewati riam riam. Aku cuma sampai di kampung Lutan Lama. Hehehe....."

"Jadi ngeri dengar kata riam riam. Soalnya kampung asalku adalah di pedalaman Barong Tongkok. Sungai kecil, pancuran bambu kayak ledeng. Jadi belum pernah tu lihat riam riam," ujar Sese Adriana.

Selain foto yang diunggah Joanes, banyak warga mengambil foto maupun video arus jeram di Sungai Mahakam. Video karya Gregorius Minggaang misalnya, memperlihatkan Sungai yang berliku-liku, pemandangan alam, bebatuan, air terjun menakjubkan yang airnya jatauh nyaris vertikal ke Sungai Mahakam.



Riam merupakan aliran sungai (Mahakam) yang mengalir sangat deras karena perbedaan ketinggian. Riam dapat dikatakan sebagai jeram besar. Riam-riam di Sungai Mahakam umumnya berada di bagian hulu dan disertai batu-batu yang besar.

Umumnya kayu yang digunakan adalah kayu sendok, kayu arau dan meranti yang terkenal kuat namun bobotnya ringan. Long boat memiliki atap yang berukuran kecil pada bagian belakang. Di bagian inilah terdapat tempat untuk duduk penumpang, motor penggerak serta tempat penyimpanan bahan bakar.

Selain penumpang, Long Boat biasanya digunakan mengangkut barang-barang kebutuhan pokokserta bahan bakar minyak ke wilayah pedalaman Sungai Mahakam yang tidak tersedia akses jalan darat.

Meskipun kalah cepat dengan speed boat, long boat masih menjadi andalan warga hulu Mahakam sebagai sarana transportasi sungai karena kapasitas angkut yang lebih besar. Kapasitas penumpang maupun barang sangat bergantung pada kondisi aliran Sungai Mahakam. Jika aliran sungai deras, maka penumpang atau barang yang akan diangkut dikurangi agar perahu tetap stabil. 

Long boat biasanya diawaki tiga orang. Satu orang bertindak sebagai motoris yang bertugas untuk mengarahkan kapal. Sementara dua orang hokmen menjadi pengendali mesin motor yang jumlahnya ada tiga buah.

Long boat biasanya dimiliki oleh perorangan, perusahaan atau milik kampung. Selain digunakan untuk transportasi sehari hari, long boat juga disewakan oleh para wisatawan yang ingin "mencicipi" keganasan riam riam yang berada di hulu sungai Mahakam ini.

Untuk berpetualang menyusuri riam ganas di hulu Mahakam Anda dapat menyewa kapal boat dari dermaga Tering menuju ke Long Bagun. Perjalanan dari dermaga Tering ke Long Bagun akan memakan waktu kurang lebih 3-4 jam.

Dari Long Bagun Anda dapat menyewa boat untuk melanjutkan petualangan menyusuri riam riam ganas yang terbentang hingga Long Pahangai. Selama perjalanan Anda akan disuguhkan pemandangan indah belantara Kalimantan dan kemegahan sungai Mahakam.

Tonton video Air Terjung Kenheq Long Pahangai karya Gregorius



Sumber : Tribun Kaltim

Previous
Next Post »