Selasa, 23 Juni 2015

Kenapa Susah Banget Bangun Pagi Apalagi Bangun Shaur, Ini Penjelasannya

Kenapa Susah Banget Bangun Pagi Apalagi Bangun Shaur, Ini Penjelasannya
Kenapa Susah Banget Bangun Pagi Apalagi Bangun Shaur, Ini Penjelasannya - Tidak sedikit orang kesulitan bangun pagi apalagi bangun salat subuh, misalnya. Mengapa demikian?

Dilansir intisari-online dari testtube.com, studi yang dimuat di jurnal Current Biology, menemukan bahwa 70 persen dari populasi manusia memiliki sebuah masalah yang dikenal sebagai “jetlag tidur”.

‘Jetlag tidur’ yaitu suatu kondisi dimana kita harus bangun sebelum ritme biologis yang secara alami “mengatur” waktu bangun tidur kita.

Ritme biologis, yang menjadi alasan kita sering sulit bangun tidur di pagi hari, ini didasarkan pada empat tahap tidur yang sehat, yaitu:

* Tahap pertama terjadi dalam wujud transisi ke tidur ringan, dan gelombang theta terjadi di otak kita selama fase 5 sampai 10 menit ini.

* Tahap kedua ditandai dengan denyut jantung melambat dan suhu tubuh menurun, dan otak menghasilkan semburan aktivitas yang disebut “spindle tidur”.

* Tahap ketiga berlangsung selama sekitar satu jam, yaiut saat otak menghasilkan gelombang delta.


* Tahap keempat adalah ketika REM akhirnya terjadi, yaitu saat kita bermimpi. Pada tidur yang sehat, sepanjang malam kita akan melalui tahap ini 4-5 kali.

Setelah mengetahui alasan kita sering sulit bangun tidur di pagi hari tersebut, apakah cara terbaik agar kita tidak menggangu ritem biologis tersebut?

Penelitian telah menunjukkan bahwa cara terbaik adalah dengan melupakan tombol snooze, menyeret diri kita keluar dari tempat tidur, dan menyalakan lampu.

Seperti banyak hal lain dalam hidup, siklus tidur-bangun yang sehat membutuhkan disiplin dan pengulangan.

Jangan masuk ke tempat tidur sampai saatnya untuk tidur, mengatur alarm di waktu yang sama setiap hari (bahkan di akhir pekan!) dan selalu lakukan rutinitas pagi yang sama setiap hari.

Rezeki dan Bangun Pagi

Sulit tetapi begitu banyak faedah bangun pagi. Selain menyehatkan, produktivitas, bangun pagi menurut Islam, erat kaitannya dengan rezeki.


Berikut beberapa fakta menarik bangun pagi, berikut ini:

1. Antara terbit fajar dan terbit matahari adalah saat Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ahmad dan al-Baihaqi, diceritakan bahwa ketika Rasulullah pulang dari salat subuh di Masjid Nabawi, beliau mendapati puterinya, Fatimah, masih tidur.

Dengan penuh kasih sayang lantas beliau menggerakkan badan puterinya itu lalu berkata, ”Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezeki Tuhanmu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai kerana Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya, antara terbit fajar dengan terbit matahari.”

2. Doa keberkahan dari Rasulullah untuk Umatnya yang senang bangun Subuh

“Ya Allah berkahilah umatku selama mereka senang bangun Subuh.” (HR Tirmidzi, Abu Daud, Ahmad dan Ibnu Majah).

Siapa yang tidak meyakini doa Rasulullah? Doa ini menunjukkan bahwa keberkahan akan didapatkan oleh orang-orang yang senang bangun Subuh.


Bagi yang merasa punya penghasilan banyak, tapi tidak pernah cukup, barangkali karena penghasilan yang diperoleh belum mengandung keberkahan! Coba praktekkan bangun lebih pagi!

3. Bangun pagi membuat mood lebih baik

Peneliti dari Roehampton University di Inggris menyimpulkan kalau bangun pagi membuat tubuh lebih sehat, mood yang baik, dan membuat orang memiliki indeks massa tubuh ideal. “Mereka yang bangun pagi cenderung lebih sehat dan lebih bahagia,” ungkap peneliti Dr Joerg Huber, yang dikutip melalui Medicmagic.

Mereka yang bangun lebih pagi umumnya punya mood yang lebih ceria dan bahagia ketimbang orang-orang yang bangun terlambat. Studi ini juga dilaporkan dalam jurnal Emotion tahun 2012 di mana ternyata sistem syaraf dipengaruhi kebiasaan bangun pagi ini.

Mood yang lebih baik dan keceriaan ini tentu saja berpengaruh pada semangat kita dalam mencari rezeki di hari itu.

4. Bangun pagi lebih sehat


Orang yang bangun lebih pagi juga merasa lebih bahagia hidupnya dibandingkan yang bangun siang karena mereka lebih mudah beradaptasi dengan jadwal aktivitas sehari-hari.

Efek terhadap pendapatan rezeki? Sudah tentu lebih kencang ketimbang orang yang kondisi kesehatannya buruk dan sulit beradaptasi dengan jadwal sehari-hari.

5. Bangun pagi membuat badan lebih aktif dan berenergi

Bangun lebih pagi bukan bikin badan jadi lemas, malah justru lebih aktif dan terasa penuh energi. Apalagi jika disertai dengan senam-senam singkat atau sekedar pemanasan.

Hal ini dibahas lebih dalam di Journal of Applied Psychology Sosial tahun 2009.

Tidak hanya itu, bangun pagi pun disinyalir dapat melangsingkan tubuh. Tentu saja orang yang lebih aktif dan berenergi akan lebih semangat dalam pencapaian target pekerjaan, ujungnya juga berpengaruh pada pendapatan rezeki.

6. Bangun pagi membuat tingkat depresi lebih rendah


Penelitian di Jerman pada tahun 2013 menemukan hubungan antara depresi yang lebih tinggi dengan kecenderungan tidur larut malam.

Mereka yang tidur cukup dan bisa bangun lebih pagi memiliki tingkat depresi rendah.

Analisa para ilmuwan dari Universitas Toronto Kanada pun menyimpulkan, mereka yang bangun lebih pagi secara umum memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik.

Tingkat depresi dan stres yang lebih rendah bisa dipastikan dapat mempengaruhi kinerja kita menjadi lebih produktif. (testtube.com/intisari/muslimahcorner.com)

Previous
Next Post »