Rabu, 03 Juni 2015

Jangan Biarkan Rasa Takut untuk Jadi Berbeda Halangi Bakat

Keragaman merupakan suatu nilai yang hampir universal di seluruh dunia, termasuk berbagai perusahaan. Namun lapisan atas manajemen tetap relatif homogen.

Cermatilah daftar CEO Terbaik dari Majalah Fortune: Hanya 23 yang perempuan, hanya 5 yang berkulit hitam dan tidak ada yang secara terbuka menyatakan diri sebagai gay.

Salah satu alasan mengapa keseragaman ini bisa terjadi ialah "penyamaran", yang membuat orang berupaya untuk menyeragamkan diri dengan konvensi dan tradisi yang sudah ada. Seseorang dengan keterbatasan fisik mungkin akan mengabaikan peluangnya untuk menonjol karena kendala dalam dunia bisnis.

Perilaku ini bisa didorong oleh tekanan yang tidak kasat mata dari jajaran manajemen, yang juga bisa menurunkan kepercayaan diri dan keterlibatan karyawan dan eksekutif.

Para manajer yang berjuang untuk membuat sebuah tim yang kompak dan unggul serta berbakat mungkin seharusnya sadar dengan bagaimana tuntutan yang tidak nyata dan tidak diucapkan untuk menyeragamkan diri mungkin mempengaruhi moral para staf dan manejemn secara keseluruhan.

Singkirkan masalah ini dan temukan peluang untuk meniru budaya yang lebih inklusif dengan menunjukkan diri Anda sendiri. (Diadaptasi dari "fear of Being Different Stiffles Talent" oleh Kenji YoshYoshino dan Christie Smith)

Previous
Next Post »