Jumat, 05 Juni 2015

Kalkulator Ajaib! Bisa Kalkulasi Kematian Usia 40 hingga 70 Tahun!

Para peneliti kesehatan menciptakan kalkulator yang dapat memprediksi secara akurat risiko kematian. Kalkulator ini diklaim dapat memprediksi risiko kematian seseorang dalam jangka lima tahun. Mereka berharap perangkat ini dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran orang-orang akan kesehatan.

Cara kerja alat ini sangat sederhana, yakni dengan memberikan sejumlah pertanyaan. Di antaranya, jumlah mobil yang dimiliki, Anda cenderung menjadi orang yang berjalan lambat atau berjalan lebih cepat?

Dari jawaban tersebut, kalkulator memberikan kalkulasi risiko kematian dalam jangka lima tahun untuk setiap orang Inggris yang berusia 40 sampai 70 tahun.

Para peneliti bekerjasama dengan badan amal Inggris, Sense About Science, untuk mengembangkan kalkulator tersebut. Mereka ingin membantu orang-orang untuk memahami klaim medis secara ilmiah. Dengan begitu, diharapkan kesadaran masyarakat akan kesehatan akan meningkat.

Di masa depan, kalkulator yang memprediksi kematian ini juga dapat digunakan oleh dokter keluarga untuk mengidentifikasi pasien dengan risiko kesehatan tinggi.

"Skor dapat diukur secara online dengan hanya menjawab kuesioner singkat, tanpa memerlukan tes laboratorium atau pemeriksaan fisik," kata Andrea Ganna dari Institute Karolinska di Swedia, ketua penelitian, yang hasil penelitiannya ini diterbitkan di dalam jurnal medis The Lancet.

Dikutip dari Reuters, Ganna dan rekannya Erik Ingelsson dari Universitas Uppsala di Swedia, menganalisis data yang dikumpulkan dari Biobank (laboratorium penyimpanan spesimen) di Inggris pada kurun 2006 sampai 2010 dari hampir setengah juta orang dewasa yang berusia antara 40 sampai 70 tahun.

Ganna memperingatkan, bahwa hasil kalkulator ini memiliki tingkat ketidakpastian, dan tidak harus dilihat sebagai prediksi deterministik.

Bagi kebanyakan orang, risiko tinggi kematian dalam lima tahun ke depan bisa dikurangi dengan lebih banyak berolahraga, berhenti merokok, dan mengonsumsi makanan yang sehat, katanya.

sumber: cnn

Previous
Next Post »