Kamis, 06 Agustus 2015

Tetes Mata Baru Ini Akan Sembuhkan Katarak Tanpa Dioperasi


Katarak adalah kekeruhan lensa mata dan menyumbang lebih dari setengah dari total kasus kebutaan di seluruh dunia.

Meskipun katarak dapat diobati secara efektif dengan operasi, namun prosedur ini mahal dan membutuhkan ahli bedah yang terlatih.

Ini adalah masalah yang dihadapi negara-negara berkembang dengan sistem kesehatan yang buruk.

Sebuah studi baru menggunakan tetes mata untuk mengecilkan katarak pada hewan diharapkan dapat membuat langkah penting dalam mengatasi masalah ini.

Sebagian besar kasus katarak terkait usia, tetapi beberapa orang dapat terkena katarak akibat cedera atau cacat genetik.

Profesor Kang Zhang, dari University of California San Diego, dan tim risetnya mempelajari dua keluarga yang memiliki anak yang lahir dengan katarak, yang dikenal sebagai katarak kongenital.

Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan katarak kongenital memiliki mutasi pada gen yang menghasilkan molekul kecil yang dikenal sebagai lanosterol. Versi sehat molekul ini biasanya mencegah protein penyebab katarak menggumpal.

Zhang dan tim risetnya lanjut mengembangkan obat tetes mata yang mengandung lanosterol sebagai pengobatan katarak. Untuk menguji apakah obat tetes mata bisa mengurangi katarak, peneliti mengisolasi lensa dari kelinci yang memiliki katarak dan memberikan larutan lanosterol selama enam hari. Mereka menemukan bahwa ini mengurangi keparahan katarak dan meningkatkan kejelasan lensa.

"Kami melanjutkan untuk menguji pengaruh mata tetes pada anjing dengan katarak. Kami memberi mereka obat tetes mata dua kali sehari selama enam minggu dan menemukan keparahan katarak berkurang," kata Zhang kepada IFLScience.

Sayangnya, katarak cenderung kembali terjadi setelah tetes mata dihentikan. Bagaimanapun, ia percaya bahwa tetes mata bisa berperan penting dalam pencegahan katarak saat masih menunjukkan tanda-tanda awal.

Dr Manuel Datiles, peneliti senior dan dokter mata di National Eye Institute di National Institutes of Health, mengatakan saat ini tetes mata belum dapat menggantikan operasi.

"Dengan operasi katarak, Anda seperti menjadi berusia 20 tahun lagi. Dengan tetes mata itu lensa mata memang dapat dibersihkan, namun pandangan masih bisa keruh," katanya.

Menurut Datiles, tetes mata akan menjadi kunci dalam pengobatan katarak karena operasi tidak akan mampu mengatasi pertumbuhan kebutuhan seiring populasi yang menua di dunia. Ia menambahkan, saat ini pekerjaan sudah menumpuk di beberapa negara berkembang, dan akibatnya banyak orang yang menjadi buta.

Previous
Next Post »