Selasa, 20 Oktober 2015

Cara Mengatasi Gangguan Mual dan Sakit Kepala Saat Di Mobil


Apakah Anda sering bepergian menggunakan mobil, lalu merasa mual atau sakit kepala saat berada di dalam?

Jika ya, itu satu masalah yang perlu diatasi.

Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90 persen).

Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb.

Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache.

Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll.

Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Makanan, bau yang tajam, cuaca, olahraga, rokok, suara keras juga dapat memicu sakit kepala.

Diduga bau yang tajam akan merangsang sistem saraf dan menyebabkan migrain.

Jika tidak ada gejala lain yang mengganggu maka Anda tidak perlu khawatir.


1. Motion Sickness

Pusing saat berada dalam perjalanan seperti di mobil, pesawat, kereta, motor, disebut sebagai motion sickness.

Hal ini normal terjadi, gejalanya berupa pusing, mual, atau muntah.

Otak mendapatkan sinyal gerakan dari telinga dalam, mata, otot, dan persendian.

Ketika sinyal tersebut tidak sinkron atau sesuai maka terjadilah motion sickness.

Misalnya saat Anda berada di dalam kapal, telinga dalam memerikan rangsang adanya gerakan, namun mata Anda tidak memberikan sinyal bahwa Anda sedang bergerak.

2. Cara Mengatasi

Posisi duduk Anda akan sangat berpengaruh.

Duduklah di kursi bagian depan di mobil, deck atas kapal, atau sisi sayap pesawat untuk mengurangi motion sickness.

Cobalah melihat jauh ke lingkungan sekeliling Anda, jangan coba untuk membaca atau memperhatikan benda-benda yang berada dekat dengan Anda di dalam kendaraan.

Sementara ini, yang dapat Anda lakukan saat sakit kepala menyerang adalah;

* Menghindari hal-hal yang dapat memicu sakit kepala
* Minum obat penghilang rasa sakit
* Istirahat

Apabila setelah minum obat penghilang rasa sakit dan istirahat, rasa sakit tidak berkurang bahkan makin hebat, segeralah datang ke dokter.

Diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang untuk mengetahui penyebab sakit kepala Anda.(klikdokter.com/Tribun Timur)

Previous
Next Post »