Kamis, 15 Oktober 2015

Tak Jera Empat Kali Dipenjara, Ansar Ketangkap Mencuri Lagi

Tak Jera Empat Kali Dipenjara, Ansar Ketangkap Mencuri Lagi

Empat kali masuk penjara tidak membuat Ansar Maksam (27) jera. Warga Kelurahan Berebas Tengah itu, kini kembali berurusan dengan polisi lantaran terlibat kasus pencurian. Padahal, baru pada 5 Juni 2015 lalu dia keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas III Bontang.

Pria kurus dengan tato di lengan kanan itu ditangkap polisi di Jalan Angkasa, Kelurahan Berebas Tengah, tak jauh dari traffic light. Dia diadang tim gabungan yang terdiri dari Unit Opsnal Satreskrim Polres Bontang, Unit Reskrim Polsek Bontang Selatan, dan Unit Reskrim Polsek Bontang Utara, serta di-back up Satreskoba.

Kapolres Bontang AKBP Hendra Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Ade Harri Sistriawan mengatakan, sebanyak 25 barang yang diduga hasil curian berhasil diamankan. Barang bukti itu bervariasi. Mulai dari handphone (HP), laptop, televisi, kipas angin, handy talkie, serta sound system.

“Untuk jumlah TKP (tempat kejadian perkara, Red) masih kami selidiki. Anggota kami masih mencocokkan antara laporan polisi korban dengan barang bukti yang diamankan,” kata Ade, kemarin (14/10).

Dia menjelaskan, modus operandi yang dilakukan tersangka adalah mencari rumah yang ditinggal penghuninya. Sebelum beraksi, tersangka terlebih dahulu memantau rumah korbannya. Begitu rumah dalam keadaan kosong, jelas dia, tersangka langsung masuk ke rumah korban dan mencuri semua barang berharga.

“Tersangka ini sejak dulu beroperasi pada pagi hingga siang hari. Tersangka memang spesialis pencuri rumah kosong. Saat ini, tim gabungan dari polres maupun polsek masih terus melakukan pengembangan,” katanya. Hingga berita ini diturunkan, tadi malam, tersangka masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. “Kami imbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban pencurian, namun belum melapor hingga saat ini, silakan segera datang ke Mapolres Bontang,” katanya.

Sementara itu, sesaat sebelum diperiksa, Ansar mengaku jika dirinya nekat mencuri dengan dalih untuk kebutuhan hidup. Dia mengatakan, sejak keluar dari penjara 5 Juni lalu atas kasus serupa, dia menjadi pengangguran. “Saya tidak punya duit, tidak punya kerja, makanya saya mencuri lagi,” pungkasnya.
Via : kaltim Post

Previous
Next Post »