Senin, 02 November 2015

5 Kesalahan Penulisan CV Kerja yang Sering Diabaikan

5 Kesalahan Penulisan CV Kerja yang Sering Diabaikan

Melalui CV (Curriculum Vitae), Anda bisa menunjukkan identitas, pengalaman kerja dan hal penting lainnya. CV sendiri merupakan salah satu bagian penting saat melamar pekerjaan. Mengapa penting? Karena pihak perusahaan bisa mengenali karakter dan tentang diri Anda melali CV tersebut.

Banyak orang berlomba-lomba membuat CV dengan segala kreasi. Namun, ada beberapa hal kecil yang selalu menjadi kesalahan saat menulis CV yang seringkali diabaikan. Jangan biarkan kesalahan pada CV ini menjadi penghalang Anda mendapatkan pekerjaan impian.

Berikut lima kesalahan menulis CV kerja yang sering diabaikan seperti yang dilansir fastcompany:

Pengetikan yang salah. Kesalahan pada pengetikan atau sering disebut typo menjadi salah satu keselahan menulis CV sering diabaikan oleh pelamar kerja. Pihak perusahaan akan menganggap Anda orang yang tidak teliti dengan adanya kesalahan pengetikan pada CV kerja.

Penggunaan bahasa. Usahakan menggunakan bahasa yang formal saat menulis CV kerja. Hindari penggunaan bahasa yang bertele-tele dan klise. Jangan biarkan penggunaan bahasa yang kurang tepat membuat Anda dinilai sebagai orang yang tidak profesional.

Panjang pendeknya CV. Banyak pelamar kerja yang menulis CV terlalu pendek dan terlalu panjang. Tulislah CV dengan lengkap dan menarik agar pihak perusahaan yang membaca CV Anda terkesan.

CV terlalu ramai. Kreatif boleh saja untuk membuat CV terlihat lebih menarik. Namun, perhatikan juga hiasan yang digunakan agar tidak membuat CV terlalu ramai.

Kata ganti. Untuk penulisan CV kerja, Anda lebih cocok menggunakan kata ganti orang pertama seeprti saya, ketimbang kata ganti orang ketiga. Hal ini agar pihak perusahaan yang membaca CV percaya agar yang menulis CV kerja tersebut adalah Anda.
- MerahPutih Karier -

Previous
Next Post »